SUKABUMI, FRIC | KRIMSUS86.COM – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa kegiatan kepanduan memiliki peran penting sebagai wadah pembentukan karakter generasi muda dalam menghadapi dinamika dan perubahan zaman yang semakin kompleks.
Hal tersebut disampaikan Kapolri saat memimpin Apel Akbar Kemah Nasional Pramuka PUI Tahun 2026 di Selabintana Camping Ground, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).
Apel Akbar tersebut diikuti sekitar 5.000 peserta dari berbagai unsur, di antaranya Pramuka PUI, pelajar, mahasiswa, Brigade Intisab, SCB, Pemuda PUI hingga Guru PUI.
Dalam sambutannya, Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa generasi muda membutuhkan ruang yang mampu mengembangkan kemampuan sekaligus membangun karakter, kedisiplinan, kepemimpinan serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
Menurut Kapolri, nilai-nilai yang ditanamkan melalui kegiatan kepanduan menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
“Pramuka merupakan salah satu wadah yang sangat baik untuk membentuk karakter generasi muda. Di sini kita belajar disiplin, kepemimpinan, kebersamaan dan bagaimana memberikan pengabdian kepada masyarakat,” kata Jenderal Listyo Sigit.
Kapolri juga mengingatkan para peserta agar tidak hanya menjadi generasi yang mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga mampu mengambil peran aktif dalam memberikan solusi terhadap berbagai persoalan bangsa.
“Generasi muda harus terus belajar, beradaptasi dan mempersiapkan diri. Tantangan ke depan semakin kompleks, sehingga dibutuhkan generasi yang memiliki karakter kuat, memiliki semangat kebangsaan dan mampu bekerja sama,” ujarnya.
Jenderal Listyo Sigit memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Kemah Nasional Pramuka PUI 2026 yang mempertemukan ribuan generasi muda dalam berbagai kegiatan pembinaan, penguatan kepemimpinan, keagamaan, kreativitas serta pengabdian kepada masyarakat.
Ia berharap nilai dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan tidak berhenti di lokasi perkemahan, tetapi dapat diterapkan oleh seluruh peserta ketika kembali ke lingkungan masing-masing.
“Saya berharap apa yang didapatkan selama kegiatan ini dapat menjadi bekal untuk terus berkontribusi, baik di lingkungan keluarga, sekolah, kampus maupun masyarakat,” tutur Kapolri.
Kemah Nasional Pramuka PUI Tahun 2026 digelar pada 2 hingga 4 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan dan kaderisasi generasi muda melalui kegiatan kepanduan yang memadukan nilai kebangsaan, keagamaan, kepemimpinan, kreativitas serta pengabdian sosial.
Ketua Umum DPP PUI, H. Raizal Arifin, mengatakan bahwa Kemah Nasional Pramuka PUI bukan sekadar kegiatan berkemah, melainkan bagian dari ikhtiar kaderisasi untuk mempersiapkan generasi muda yang memiliki karakter kuat dan siap memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.
“Kemah Nasional Pramuka PUI bukan sekadar kegiatan berkemah, tetapi bagian dari ikhtiar kaderisasi untuk melahirkan generasi muda yang berkarakter, memiliki jiwa kepemimpinan, kokoh spiritualitasnya, cinta Indonesia, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi bangsa,” kata Raizal.
Selama pelaksanaan kegiatan, peserta mengikuti berbagai agenda, di antaranya Jumpa Tokoh, Karang Pamitran, serta talkshow bertajuk “Bangga Menjadi PUI”.
Selain itu, peserta juga mengikuti berbagai kegiatan spiritual seperti qiyamul lail, salat Subuh berjamaah, tausyiah dan dzikir Misbahul Falah. Kepedulian terhadap lingkungan turut diwujudkan melalui kegiatan Bakti Lingkungan.
Sementara itu, potensi dan kreativitas peserta disalurkan melalui berbagai kegiatan kreasi, pentas seni hingga penampilan Drumband PUI.
Raizal berharap seluruh rangkaian kegiatan tersebut mampu memberikan pengalaman dan pembinaan yang bermanfaat bagi para peserta dalam membentuk karakter, jiwa kepemimpinan serta kepedulian terhadap masyarakat dan bangsa.
“Pramuka bukan hanya tentang kegiatan di alam terbuka. Di dalamnya ada pendidikan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, persaudaraan, kecintaan kepada lingkungan, dan semangat pengabdian,” tuturnya.
Melalui Kemah Nasional Pramuka PUI 2026, diharapkan lahir generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan menghadapi perkembangan zaman, tetapi juga berkarakter kuat, berjiwa kepemimpinan, memiliki semangat kebangsaan serta siap memberikan pengabdian dan kontribusi nyata bagi Indonesia.
(FRIC/Red)






