Material Kayu di Desa Muntur Losarang Ludes Dilalap Jago Merah

INDRAMAYU, JAWA BARAT — KRIMSUS86.COM — Warga Desa Muntur, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, dikejutkan oleh kebakaran hebat yang melanda sebuah toko material kayu milik Carman pada Jumat (21/8/2026) malam.

Peristiwa kebakaran tersebut diketahui sekitar pukul 23.00 WIB. Api awalnya terlihat dari bagian belakang bangunan berupa kepulan asap. Dalam waktu singkat, asap semakin tebal dan berubah menjadi kobaran api yang membesar hingga menerangi langit malam di sekitar lokasi.

Berita Lainnya

Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan ke lokasi untuk membantu proses pemadaman. Dengan menggunakan peralatan seadanya, warga berupaya mengendalikan api sembari menunggu petugas pemadam kebakaran tiba.

Besarnya kobaran api dipengaruhi oleh banyaknya material kayu yang berada di dalam bangunan. Selain itu, kondisi angin yang cukup kencang turut membuat api dengan cepat membesar dan berpotensi merembet ke bangunan maupun permukiman di sekitar lokasi.

Camat Losarang, Encep Ria Setiadi, mengatakan proses pemadaman menghadapi sejumlah kendala, terutama karena material yang terbakar sebagian besar berupa kayu dan kondisi angin cukup kencang.

“Anginnya cukup kencang, ditambah material yang terbakar sebagian besar kayu sehingga api cepat membesar. Warga bersama petugas kemudian berupaya melakukan pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan di sekitarnya,” ujar Encep.

Berkat kesigapan warga bersama petugas, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 23.50 WIB, atau kurang lebih 50 menit setelah kebakaran pertama kali diketahui.

Upaya tersebut juga berhasil mencegah api merembet ke permukiman warga yang berada di sekitar lokasi.

Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Namun, sebagian besar material kayu yang tersimpan di dalam toko hangus terbakar.

Kerugian materiil hingga kini masih dalam proses pendataan. Berdasarkan perkiraan sementara, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, mengingat banyaknya material kayu yang berada di dalam bangunan dan ikut terbakar.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui sumber awal api serta faktor yang menyebabkan terjadinya kebakaran.

Masyarakat di sekitar lokasi diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya pada bangunan yang menyimpan material mudah terbakar seperti kayu.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap sumber api dan segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda kebakaran sehingga dapat dilakukan penanganan sedini mungkin.

Hingga berita ini diterbitkan, aparat masih mendalami penyebab kebakaran, sementara total kerugian masih menunggu hasil pendataan lebih lanjut.

Sumber: Krimsus86.com Jawa Barat

Wardono — Korwil Jabar

Pos terkait