Edukasi Penanaman Bibit Pohon dan Bersih-Bersih Sarana Ibadah, Simbol Cinta Lingkungan dan Kebersamaan

 

Bekasi, Krimsus86.com – 17 Mei 2026 — Komunitas Prabu Peduli Lingkungan Simpul Cikarang Barat bersama masyarakat Desa Telajung, Kampung Babakan RT 02/RW 10, melaksanakan kegiatan edukasi penanaman bibit pohon dan kerja bakti membersihkan sarana ibadah pada Sabtu (16/5/2026).

Berita Lainnya

Kegiatan tersebut melibatkan KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat) Desa Telajung, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta calon anggota BPD, Rasyid. Aksi sosial dan lingkungan itu dipimpin langsung oleh Ketua Prabu Peduli Lingkungan Simpul Cikarang Barat, Rudi Opu atau Rudi Haryadi, bersama jajaran anggota komunitas.

Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya penanaman pohon sebagai bagian dari pelestarian sumber daya alam dan penghijauan lingkungan. Selain itu, kegiatan juga menjadi sarana memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan dan merawat tempat ibadah.

Ketua Prabu Peduli Lingkungan Simpul Cikarang Barat, Rudi Opu, menegaskan bahwa menjaga lingkungan dan tempat ibadah merupakan bentuk kecintaan terhadap alam sekaligus wujud syukur kepada Allah SWT.

“Alhamdulillah, pada Sabtu 16 Mei 2026 kami dari komunitas Prabu Peduli Lingkungan Simpul Cikarang Barat mengadakan edukasi penanaman bibit pohon dan bersih-bersih mushola bersama masyarakat Desa Babakan, Desa Telajung. Kami ingin mengajak masyarakat agar konsisten menjaga lingkungan alam dan sarana ibadah di tempat tinggal masing-masing,” ujar Rudi Opu.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, sehingga jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih khusyuk.

Selain aspek kebersihan, kegiatan itu juga menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab, solidaritas, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Suasana kerja bakti berlangsung hangat dan penuh antusiasme, mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong warga.

Rudi Opu berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin sebagai sarana pendidikan nilai-nilai agama, kepedulian lingkungan, dan penguatan hubungan sosial antarwarga.

“Kami berharap kegiatan penanaman bibit pohon dan bersih-bersih tempat ibadah ini tidak hanya bermanfaat secara fisik, tetapi juga menjadi sarana pendidikan nilai-nilai agama, kebersamaan, dan kepedulian lingkungan. Dengan adanya kegiatan rutin seperti ini, diharapkan masyarakat dapat menjadi teladan dalam memelihara lingkungan dan mempererat hubungan antarwarga,” tutupnya.

Reporter: Dwi Eko

Pos terkait