Krimsus86.com Aceh Timur, 4 Mei 2026 — Penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Timur hingga saat ini dilaporkan belum terealisasi. Kondisi tersebut memicu keresahan di tengah masyarakat yang masih berupaya memulihkan kondisi ekonomi pascabencana.
Sejumlah warga di beberapa desa terdampak mengaku mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Aktivitas ekonomi yang terganggu akibat banjir membuat sebagian masyarakat kehilangan penghasilan, sementara kebutuhan hidup tetap berjalan.
Ketua Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) Aceh Timur, Hendrika Saputra, menyampaikan keprihatinannya atas keterlambatan penyaluran bantuan tersebut. Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar bantuan yang telah dijanjikan dapat segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap bantuan ini tidak berlarut-larut dalam proses administrasi. Masyarakat saat ini sangat membutuhkan kepastian dan realisasi yang cepat,” ujarnya.
Informasi terkait jadwal pencairan bantuan dinilai masih belum jelas. Di lapangan, masyarakat mengaku menerima berbagai informasi yang berbeda, mulai dari rencana penyaluran dalam waktu dekat hingga masih menunggu proses administrasi. Ketidakpastian ini semakin menambah beban psikologis warga terdampak.
Sejumlah warga berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait dapat memberikan kejelasan serta mempercepat proses penyaluran bantuan. Mereka menekankan bahwa bantuan tersebut sangat dibutuhkan untuk membantu pemulihan pascabencana serta menjaga stabilitas ekonomi keluarga.
Hingga rilis ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi terkait jadwal pasti pencairan bantuan banjir di Aceh Timur. Masyarakat berharap adanya transparansi dan percepatan penanganan agar bantuan dapat segera diterima oleh pihak yang berhak.(SF//RED)






