Pelatihan Pelayanan Prima Fakultas Adab dan Humaniora Dorong Peningkatan Profesionalisme Dosen dan Tendik

Krimsus86.com Gowa, 27 April 2026 — Fakultas Adab dan Humaniora menggelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pelayanan Prima bagi dosen dan tenaga kependidikan (tendik), bertempat di Lantai 2 Ruang Senat Fakultas Adab dan Humaniora, Senin (27/4/2026).

Kegiatan ini berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang terdiri atas dosen, tenaga kependidikan, serta pejabat di lingkungan fakultas. Pelatihan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis dalam memperkuat kualitas pelayanan akademik dan administratif di lingkungan kampus.

Berita Lainnya

Hadir sebagai narasumber, Diah Purwita Rini, M.Psi., yang menyampaikan materi terkait penguatan mindset positif, peningkatan empati, serta pentingnya menghadirkan pelayanan yang ramah, profesional, dan bermakna.

Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa pelayanan prima tidak hanya berkaitan dengan prosedur kerja, tetapi juga menyangkut sikap, ketulusan, komunikasi efektif, serta kepedulian terhadap sesama.

“Pelayanan yang baik lahir dari niat yang baik. Ketika seseorang mampu mencintai pekerjaannya, maka setiap tugas akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan memberikan dampak positif,” ujarnya.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Tata Usaha (KTU), Rahmat Iznaini, S.T., yang menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan merupakan tanggung jawab moral dan profesional seluruh civitas akademika.

“Pelayanan adalah wajah institusi. Oleh karena itu, seluruh elemen harus memiliki komitmen yang sama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa dan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora, Prof. Dr. H. Barsihannor, M.Ag., dalam sambutannya menekankan bahwa pelayanan prima tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mengandung nilai spiritual dan etos kerja.

“Setiap individu memiliki potensi yang harus digerakkan. Dengan semangat kolektif, kita dapat membangun budaya pelayanan yang tidak hanya tepat secara teknis, tetapi juga benar secara nilai dan memberikan manfaat bersama,” tuturnya.

Pelatihan ini mengusung tema “Berdaya Dalam Diri, Berdampak Dalam Pelayanan (Membangun Mindset Positif, Meningkatkan Empati, dan Menghadirkan Pelayanan yang Ramah, Profesional, dan Bermakna)”.

Selama kegiatan berlangsung, suasana pelatihan terlihat interaktif. Peserta aktif mengikuti setiap sesi, khususnya pada pembahasan komunikasi efektif, pelayanan berbasis empati, serta strategi membangun budaya kerja yang sehat dan produktif.

Melalui pelatihan ini, diharapkan seluruh dosen dan tenaga kependidikan mampu meningkatkan kualitas pelayanan secara berkelanjutan, sehingga memberikan dampak positif bagi institusi, mahasiswa, dan masyarakat luas.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Fakultas Adab dan Humaniora dalam menghadirkan layanan pendidikan yang unggul, humanis, dan berorientasi pada kualitas serta kebermanfaatan bersama.(Mj@.19 // red)

Pos terkait