Krimsus86.com Morowali Utara, 23 April 2026 – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Endi Sutendi, memberikan arahan kepada personel Polres Morowali Utara dan Kompi I Yon C Pelopor Morowali dalam kunjungan kerjanya di wilayah hukum Polres Morowali Utara, Kamis (23/4/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Adwani Wedana Polres Morowali Utara dan turut dihadiri oleh Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta Kusuma P. Rauf serta Kapolres Morowali Utara Reza Khomeini.
Dalam sambutannya, Kapolres Morowali Utara menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kunjungan pimpinan Polda Sulawesi Tengah. Ia menyebutkan bahwa kehadiran Kapolda dan Wakapolda secara bersamaan merupakan momen istimewa bagi seluruh personel.
“Ini merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi kami. Baru di tahun ini Polres Morowali Utara mendapatkan kunjungan langsung dari Kapolda dan Wakapolda secara bersamaan,” ujar Kapolres.
Dalam arahannya, Kapolda Sulteng menekankan pentingnya menjaga marwah dan kehormatan institusi Polri. Ia mengingatkan seluruh personel agar menghindari pelanggaran hukum seperti penyalahgunaan narkoba, judi online, serta perilaku yang dapat mencoreng nama baik institusi, termasuk dalam penggunaan media sosial.
Kapolda juga menegaskan bahwa sanksi tegas akan diberikan kepada anggota yang melanggar, mulai dari tindakan disiplin, pelanggaran kode etik, hingga pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).
“Saya sangat berat hati melepas anggota yang harus diberhentikan karena melakukan pelanggaran serius. Namun hal tersebut harus dilakukan demi menjaga kehormatan institusi,” tegasnya.
Selain itu, Kapolda mengapresiasi kinerja seluruh personel dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, termasuk keberhasilan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru serta Idulfitri yang berjalan aman dan lancar.
Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei, Kapolda menginstruksikan seluruh jajaran untuk melakukan langkah antisipatif melalui pendekatan humanis, deteksi dini, serta penggalangan kepada masyarakat, dengan tetap mengedepankan standar operasional prosedur (SOP).
Kapolda juga menyinggung dinamika global yang berpotensi berdampak pada stabilitas ekonomi, termasuk situasi geopolitik internasional serta kenaikan harga BBM non-subsidi yang dapat mempengaruhi kondisi sosial masyarakat, khususnya di wilayah Morowali Utara.
Untuk itu, seluruh personel diminta meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat komunikasi dengan tokoh masyarakat, serta menjaga kondusivitas wilayah melalui pendekatan yang humanis dan profesional.
“Laksanakan tugas dengan ikhlas, penuh tanggung jawab, serta mengedepankan prinsip kemanusiaan agar setiap pengabdian bernilai positif bagi masyarakat,” tutup Kapolda.(Nofli/Red)






