Polres Tanjab Timur Gelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Karhutla Antisipasi El Nino Ekstrem

Krimsus86.com Tanjung Jabung Timur – Kepolisian Resor (Polres) Tanjung Jabung Timur menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) pada Senin (27/4/2026), bertempat di lapangan Mapolres Tanjab Timur.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tanjab Timur, AKBP Ade Candra, S.P., S.I.K., sebagai bentuk komitmen dalam mengantisipasi potensi bencana karhutla di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, khususnya menghadapi dampak musim kemarau yang diprediksi semakin ekstrem akibat fenomena El Nino.

Berita Lainnya

Apel kesiapsiagaan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda dan stakeholder terkait, di antaranya Asisten I Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Pelaksana BPBD, Kasat Pol PP dan Damkar, perwakilan TNI, Basarnas, Manggala Agni, serta pihak perusahaan dan instansi pendukung lainnya.

Dalam amanatnya, Kapolres Tanjab Timur menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preemtif untuk meningkatkan kesiapan seluruh personel dan instansi terkait dalam menghadapi potensi karhutla yang diperkirakan meningkat mulai Mei hingga September 2026.

“Apel kesiapsiagaan ini menjadi langkah awal dalam menghadapi potensi gangguan, khususnya karhutla di wilayah Kabupaten Tanjab Timur. Penanganan harus dilakukan sejak dini dengan mengedepankan upaya pencegahan,” ujar Kapolres.

Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi kebakaran hutan dan lahan diperkirakan meningkat hingga akhir September. Oleh karena itu, seluruh pihak diminta untuk meningkatkan kewaspadaan serta responsivitas terhadap perkembangan titik panas (hotspot).

Kapolres juga menekankan bahwa dampak karhutla tidak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan, tetapi juga berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat, aktivitas transportasi, serta stabilitas sosial dan ekonomi.

“Karhutla memiliki dampak yang sangat luas, sehingga diperlukan sinergi dan kolaborasi semua pihak dalam upaya penanggulangannya,” tegasnya.

Meski dihadapkan pada tantangan yang tidak ringan, Kapolres optimistis bahwa dengan komitmen, kebersamaan, dan profesionalisme, seluruh unsur yang terlibat mampu melaksanakan tugas dengan maksimal.

Sebagai langkah preventif, Polres Tanjab Timur juga akan terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan bersama-sama menjaga lingkungan. Pencegahan adalah kunci utama dalam menghindari bencana karhutla,” tutup Kapolres.(Js- red//tim)

Pos terkait