Krimsus86.com
Maluku Tengah — Situasi keamanan di wilayah Kabupaten Maluku Tengah kembali menjadi perhatian menyusul laporan pengibaran simbol yang diduga terkait dengan gerakan Republik Maluku Selatan (RMS) di Dusun Kampong Baru, Negeri Aboru, Kecamatan Pulau Haruku, pada Sabtu (25/4/2026).
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi bertepatan dengan tanggal yang selama ini diklaim oleh kelompok RMS sebagai hari peringatan proklamasi mereka. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebuah bendera dengan kombinasi warna biru, putih, hijau, dan merah terlihat berkibar di lokasi tersebut. Dokumentasi berupa foto yang beredar di media sosial turut memicu respons dari berbagai kalangan.
Selain itu, kemunculan simbol tersebut juga disertai narasi provokatif di media sosial yang mengangkat slogan “Mena Muria”. Dalam unggahan yang beredar, pihak yang tidak diketahui identitasnya menyampaikan klaim terkait keberlanjutan perjuangan serta pemantauan situasi keamanan di wilayah tersebut.
Peristiwa ini dinilai sebagai tantangan serius bagi aparat keamanan dalam menjaga stabilitas dan ketertiban masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki sensitivitas terhadap isu separatisme. Meski Negeri Aboru dikenal sebagai salah satu wilayah dengan pengawasan keamanan yang cukup intensif, insiden ini menunjukkan masih adanya potensi gangguan yang perlu diantisipasi.
Hingga siaran pers ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak TNI maupun Polri terkait langkah penanganan, termasuk upaya penertiban atribut maupun penelusuran terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang serta tidak terprovokasi oleh informasi atau simbol yang berpotensi memecah persatuan. Diharapkan aparat berwenang dapat segera mengambil langkah cepat dan terukur guna memastikan situasi keamanan tetap kondusif serta mencegah potensi konflik yang lebih luas.
Perkembangan lebih lanjut terkait peristiwa ini akan terus dipantau dan disampaikan kepada publik secara berimbang dan akurat.(Erwin B. Ollong//red)






