Tragis di Sintang: Ambulans Pembawa Jenazah Terjebak Jalan Rusak, Warga Pertanyakan Kehadiran Negara

KRIMSUS86.COM SINTANG – Peristiwa memilukan terjadi di Kecamatan Serawai, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, pada Jumat (03/04/2026). Sebuah ambulans yang tengah mengantar jenazah terpaksa terhenti di tengah perjalanan akibat kondisi jalan rusak parah dan berlumpur.

Insiden bermula ketika ambulans milik RSUD Serawai hendak mengantarkan jenazah menuju Kampung Nalai Cepuri. Namun, saat melintasi salah satu jalur tanjakan, kendaraan tidak mampu melanjutkan perjalanan karena jalan berubah menjadi kubangan lumpur yang licin. Roda kendaraan kehilangan daya cengkeram sehingga ambulans tidak dapat bergerak.

Berita Lainnya

Dalam suasana duka, rombongan pengantar jenazah hanya dapat pasrah menghadapi kondisi tersebut. Kendaraan yang seharusnya menjadi sarana pelayanan kemanusiaan tidak mampu menjalankan fungsinya akibat keterbatasan infrastruktur.

Salah satu pendamping jenazah menyampaikan rasa kecewa dan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut.

“Kami ini membawa jenazah, bukan barang biasa. Namun harus terhenti di jalan karena kondisi seperti ini. Kami merasa sangat bersalah kepada keluarga,” ungkapnya.

Peristiwa ini kembali menyoroti kondisi infrastruktur jalan di wilayah Serawai yang selama ini dikeluhkan masyarakat. Setiap musim hujan, akses jalan utama kerap berubah menjadi lumpur, sehingga menghambat mobilitas warga, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

Berbagai keluhan telah disampaikan oleh masyarakat, namun hingga saat ini perbaikan yang diharapkan belum terealisasi secara optimal. Kondisi ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait sejauh mana kehadiran negara dalam menjamin akses layanan dasar, khususnya di wilayah pedalaman.

Hingga saat ini, warga masih berupaya mencari solusi agar jenazah dapat segera diantarkan ke tempat peristirahatan terakhir, termasuk dengan mempertimbangkan evakuasi secara manual melewati medan yang sulit.

Peristiwa ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk segera mengambil langkah konkret dalam perbaikan infrastruktur, guna mencegah terulangnya kejadian serupa yang berdampak pada aspek kemanusiaan dan pelayanan publik.

Penulis: DC

Editor: Tim krimsus86.com

Pos terkait