Krimsus86.com Konawe, Sulawesi Tenggara – 1 April 2026,Masyarakat Desa Polua, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe, menyampaikan kekhawatiran terkait dugaan macetnya program pengelolaan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tahun Anggaran 2025, khususnya pada sektor pemeliharaan ternak kambing.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, program tersebut dilaporkan mengalami kegagalan dengan indikasi kematian ternak secara bertahap. Dari total ternak yang dikelola, sebanyak 15 ekor kambing dilaporkan mati, yang diduga akibat pengelolaan yang tidak optimal.
Sejumlah warga menyebutkan bahwa kondisi kandang dinilai tidak layak, distribusi pakan tidak berjalan lancar, serta minimnya penanganan medis terhadap ternak yang sakit. Kondisi tersebut menimbulkan dugaan adanya kelalaian dalam manajemen program BUMDes.
Selain itu, masyarakat juga menyoroti kurangnya transparansi dalam pengelolaan anggaran yang bersumber dari dana desa, sehingga memunculkan kecurigaan adanya ketidaksesuaian dalam penggunaan dana tersebut.
Kerugian yang ditimbulkan dari kejadian ini diperkirakan mencapai sekitar Rp121 juta. Hal ini berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap program pemberdayaan ekonomi desa.
Masyarakat mendesak pihak berwenang untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan dana BUMDes, serta melakukan pemeriksaan terhadap sisa ternak guna mengetahui penyebab pasti kematian, baik karena faktor penyakit maupun dugaan kelalaian pengelolaan.
Kasus serupa sebelumnya juga pernah terjadi di wilayah Sulawesi Tenggara, sehingga diharapkan adanya evaluasi dan pengawasan yang lebih ketat ke depan.
Berita ini disusun berdasarkan informasi dari masyarakat dan dokumen pendukung yang tersedia, serta disajikan secara berimbang. Pihak terkait diberikan ruang untuk memberikan klarifikasi lebih lanjut.
Pewarta: Risal
Editor: Kaperwil Sultra






