Krimsus86.com, Morowali Utara – Kepolisian Resor (Polres) Morowali Utara menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral dalam rangka mematangkan kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Tinombala 2026 guna mengamankan arus mudik dan balik Lebaran di wilayah Kabupaten Morowali Utara. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (11/3/2026).
Kapolres Morowali Utara AKBP Reza Khomeini, S.I.K. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dan meluangkan waktu untuk mengikuti rapat koordinasi tersebut. Ia juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh peserta yang hadir.
Kapolres menjelaskan bahwa rakor lintas sektoral ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana dalam menghadapi arus mudik Lebaran tahun 2026. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk menyatukan persepsi serta langkah strategis antar instansi agar tidak terjadi ketimpangan dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
“Rakor ini juga bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara instansi internal maupun eksternal, sehingga tidak terjadi tumpang tindih peran maupun ego sektoral antar satuan kerja,” ujar Kapolres.
Dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjamin keamanan dan kenyamanan selama mudik Lebaran 2026, Polres Morowali Utara menyiapkan sejumlah pos pengamanan di beberapa titik strategis.
Kapolres menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan 6 pos pengamanan, yang terdiri dari:
2 Pos Terpadu, yaitu Pos Terpadu Kolonodale yang berada di samping PO Adhi Putra tepatnya di depan Rumah Jabatan Bupati Morowali Utara, serta Pos Terpadu Beteleme yang berada di Desa Beteleme di samping Pos Damkar wilayah Beteleme.
1 Pos Pengamanan (Pospam) di Desa Tompira, Kecamatan Petasia Timur, tepatnya di Pospol Tompira.
3 Pos Pelayanan (Posyan), yaitu Pos Pelayanan Lembontonara di Kecamatan Mori Utara, Pos Pelayanan Pelabuhan Kolonodale di Pelabuhan Ferry Kolonodale Kecamatan Petasia, serta Pos Pelayanan Siliti di Pelabuhan Siliti Kecamatan Bungku Utara.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Morowali Utara Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah mendukung penuh upaya TNI-Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif menjelang dan saat perayaan Idul Fitri 2026.
Bupati juga meminta instansi terkait untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran. Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah telah memberlakukan kebijakan Work From Anywhere (WFA) mulai Senin mendatang sebagai upaya mengurangi kepadatan arus mudik.
Selain itu, Bupati menginstruksikan Dinas Perhubungan dan ASDP untuk memastikan seluruh sarana transportasi yang akan digunakan masyarakat dalam kondisi baik dan aman. Sementara itu, dinas terkait seperti Dinas Kesehatan dan BPBD diminta untuk selalu siaga menghadapi kemungkinan keadaan darurat.
Dalam rakor tersebut, sejumlah instansi terkait juga memaparkan kesiapan masing-masing. BPJN dan Dinas PUPR menyampaikan bahwa sejumlah ruas jalan yang akan dilalui pemudik telah diperbaiki, termasuk perbaikan jalan di Desa Bungintimbe yang turut dibantu oleh perusahaan setempat.
Sementara itu, perwakilan Pertamina Kolonodale memastikan ketersediaan pasokan BBM selama arus mudik dan arus balik dalam kondisi aman, dengan suplai yang didatangkan dari Kabupaten Baubau, Sulawesi Tenggara.
Dinas Koperindag juga melaporkan bahwa pemerintah daerah telah melaksanakan pasar murah di 10 titik lokasi guna menjaga stabilitas harga bahan pokok, yang hingga saat ini masih relatif stabil menjelang Lebaran.
Terkait transportasi laut, perwakilan ASDP menyampaikan bahwa jadwal kapal akan ditambah menjadi dua trip pada empat hari sebelum dan empat hari setelah Lebaran. Namun, pada tanggal 20 hingga 21 Maret kapal tidak beroperasi.
Perwakilan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) menjelaskan bahwa pihaknya bertugas memastikan kelayakan kapal yang akan berlayar. Saat ini terdapat empat kapal kayu yang beroperasi pada rute Kolonodale–Siliti, serta satu unit speed boat yang disiapkan untuk patroli pengawasan.
Di sisi lain, BPBD Morowali Utara juga telah menyiagakan sejumlah peralatan untuk mengantisipasi potensi bencana alam seperti banjir dan longsor, termasuk satu unit ekskavator, mobil reaksi cepat, dan truk pasukan beserta perlengkapan pendukung lainnya.
Menutup kegiatan tersebut, Kapolres Morowali Utara menyampaikan harapannya agar seluruh persiapan yang telah dilakukan dapat memastikan masyarakat yang melaksanakan mudik dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.
“Kami berharap masyarakat yang melaksanakan mudik dapat sampai ke tujuan dengan selamat dan berkumpul bersama keluarga. Insyaallah kami akan mengawal agar perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar,” pungkasnya.
(Nofli)






