Krimsus86.com, Bandung, 2 Maret 2026,Dedi Mulyadi, menyampaikan rencana pengajuan pinjaman daerah sebesar Rp2 triliun sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas fiskal dan memastikan keberlanjutan program prioritas pembangunan di Provinsi Jawa Barat pada Tahun Anggaran 2026.
Rencana pinjaman tersebut akan diajukan kepada Bank bjb guna menopang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 di tengah tekanan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah.
Langkah ini diambil menyusul adanya pengurangan dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat sebesar Rp2,4 triliun, belum terealisasinya dana bagi hasil (DBH) sejak 2023, serta capaian pendapatan asli daerah (PAD) yang belum memenuhi target. Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga memiliki kewajiban penyelesaian tunggakan pembayaran sebesar Rp631 miliar yang harus dituntaskan pada tahun 2026.
Dukungan atas rencana tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono. Ia menilai skema pinjaman merupakan langkah yang realistis dan terukur dibandingkan dengan penghentian atau pengurangan program prioritas yang telah disepakati bersama DPRD.
Menurutnya, secara prinsip DPRD telah menerima informasi awal terkait rencana tersebut dan akan membahasnya secara resmi sesuai mekanisme peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Proses pengajuan pinjaman akan dibahas bersama DPRD Provinsi Jawa Barat dan memerlukan persetujuan resmi yang akan dituangkan dalam perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Meskipun APBD 2026 telah disahkan menjadi Peraturan Daerah, mekanisme perubahan anggaran tetap memungkinkan penyesuaian sesuai ketentuan yang berlaku.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan bahwa kebijakan ini dirancang dengan prinsip kehati-hatian, akuntabilitas, serta mempertimbangkan kapasitas fiskal daerah agar tetap dalam batas aman pengelolaan keuangan daerah.
Pemprov Jawa Barat berkomitmen untuk terus menjaga transparansi dan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan demi keberlanjutan pembangunan serta pelayanan optimal kepada masyarakat Jawa Barat.(Wardono.Hs.SE Korwil Jabar)






