PETANI DI INDRAMAYU MENINGGAL DUNIA TERSEGAT JEBakan TIKUS BERALIRAN LISTRIK

Krimsus86.com, Indramayu, Jawa Barat – Selasa, 10 Maret 2026 – Seorang petani berusia 65 tahun ditemukan meninggal dunia di area persawahan Blok Bekel I, Desa Tinumpuk, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, diduga akibat tersengat aliran listrik dari jebakan tikus yang dipasangnya sendiri pada Minggu malam, 8 Maret 2026.

Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh warga setempat, Narwin (70), sekitar pukul 20.30 WIB setelah pelaksanaan salat tarawih. Saksi menemukan korban, Rasiman, dalam kondisi terlentang dan tidak bernyawa di sawah miliknya.

Berita Lainnya

Sebelum kejadian, korban diketahui pergi ke sawah sekitar pukul 18.00 WIB untuk memasang alat pengendali hama berupa jebakan tikus beraliran listrik guna melindungi tanaman padi dari serangan hama.

Mendapat laporan warga, Kapolsek Juntinyuat IPTU Trio Tirtana, bersama tim Inafis Polres Indramayu dan tenaga medis Puskesmas Juntinyuat, segera mendatangi lokasi. Petugas melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan medis awal terhadap jenazah korban.

Kapolsek Juntinyuat mengonfirmasi bahwa penyebab kematian murni akibat kecelakaan kerja saat memasang jebakan beraliran listrik. “Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, korban diduga meninggal akibat tersengat listrik dari jebakan tikus yang dipasangnya sendiri,” ujar IPTU Trio Tirtana.

Pihak keluarga mengikhlaskan kejadian ini sebagai musibah murni dan menolak dilakukan prosedur autopsi. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat.

Menyikapi peristiwa ini, kepolisian mengimbau seluruh petani agar tidak lagi menggunakan jebakan listrik di area persawahan, karena berisiko tinggi membahayakan keselamatan jiwa.

Sumber: Krimsus86.com – Jawa Barat

Koordinator Wilayah: Wardono Hs., S.E.

Editor: Korwil Jabar

Pos terkait