Indramayu, Krimsus86.com – Pemerintah Desa Cipaat, Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, resmi melanjutkan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai langkah strategis dalam memperkuat perekonomian desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Memasuki pekan ketiga pelaksanaan, proyek pembangunan tersebut kini telah berada pada tahap pengurugan lahan. Proses ini menjadi bagian penting dalam persiapan pembangunan fisik koperasi ke tahap berikutnya.
Mandor proyek, Sumanto, menjelaskan bahwa secara teknis pekerjaan berjalan sesuai dengan rencana. Namun, kondisi lapangan menjadi tantangan tersendiri bagi tim pelaksana.
“Pekerjaan sudah masuk tahap pengurugan lokasi pembangunan KDMP. Kendala utama ada pada akses pembangunan karena tanah urug belum sepenuhnya kering,” ujar Sumanto saat ditemui di lokasi proyek, Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Ia menambahkan, faktor cuaca yang tidak menentu turut memengaruhi proses pekerjaan. Intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan kondisi tanah menjadi lembek dan becek.
“Cuaca yang sering hujan membuat tanah menjadi lembek. Hal ini berdampak pada akses keluar-masuk material serta memperlambat aktivitas para pekerja,” tambahnya.
Meski demikian, pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tetap dilanjutkan dengan berbagai penyesuaian teknis di lapangan. Pemerintah desa berharap proyek ini dapat selesai sesuai target yang telah ditetapkan.
Ke depan, keberadaan KDMP diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa, mendukung pengembangan usaha masyarakat, serta meningkatkan kemandirian ekonomi warga Desa Cipaat secara berkelanjutan.(Wardono//red)






