Ketua Umum PERJOSI Undang Bupati Gowa ke “Lensa Bung Salim” di 55 TV, Dorong Klarifikasi Terbuka

Krimsus86.com Makassar, 30 April 2026 — Perserikatan Jurnalis Siber Indonesia (PERJOSI) mengambil langkah terbuka dalam merespons dinamika isu publik yang berkembang dengan mengundang Bupati Gowa untuk hadir dalam program “Lensa Bung Salim” di 55 TV.

Ketua Umum PERJOSI, Salim Djati Mamma, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam mendorong transparansi serta menghadirkan ruang klarifikasi yang dapat diakses langsung oleh masyarakat.

Berita Lainnya

“Ketika sebuah isu telah berkembang luas dan menjadi konsumsi publik, maka klarifikasinya juga perlu disampaikan secara terbuka agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan berimbang,” ujar Salim, Rabu (29/4/2026).

Nama Bupati Gowa, Husniah Talenrang, belakangan menjadi perhatian publik seiring beredarnya berbagai informasi yang berkembang di ruang digital. PERJOSI memandang penting adanya ruang dialog terbuka guna memastikan setiap informasi dapat diklarifikasi secara proporsional dan berbasis fakta.

Dalam pernyataan sebelumnya, pihak Bupati Gowa telah menyampaikan bantahan atas isu yang beredar dan menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar serta tidak dapat dipertanggungjawabkan. Meski demikian, dinamika di tengah masyarakat masih terus berkembang.

PERJOSI menilai bahwa dalam situasi seperti ini, kehadiran ruang dialog terbuka menjadi penting untuk menjembatani kebutuhan publik akan kejelasan informasi.

“Pers tidak berada pada posisi menghakimi. Peran pers adalah menyediakan ruang dialog, melakukan verifikasi, serta memastikan semua pihak memiliki kesempatan yang sama untuk menyampaikan penjelasan,” tegas Salim.

Melalui program “Lensa Bung Salim”, PERJOSI berupaya mengedepankan prinsip-prinsip jurnalistik yang meliputi keberimbangan, akurasi, dan hak jawab, sekaligus memberikan kesempatan kepada publik untuk mendengar langsung klarifikasi dari pihak terkait.

Selain itu, PERJOSI juga mengingatkan bahwa isu yang melibatkan pejabat publik tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga berpengaruh terhadap kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintahan.

Hingga saat ini, belum terdapat konfirmasi resmi terkait jadwal pelaksanaan maupun kehadiran dari pihak Bupati Gowa dalam program tersebut. Namun demikian, harapan publik terhadap adanya klarifikasi terbuka terus meningkat.

PERJOSI menegaskan komitmennya untuk terus menjaga independensi, profesionalisme, serta integritas dalam menjalankan fungsi pers sebagai pilar demokrasi.(Mj@19//red)

Pos terkait