Kapolsek Mori Atas Sosialisasikan Rekrutmen Polri Tahun Anggaran 2026 di SMAN 1 Mori Atas

Krimsus86.com Morowali Utara – Kapolsek Mori Atas, Iptu Saparuddin, SH, melaksanakan kegiatan sosialisasi penerimaan terpadu anggota Polri Tahun Anggaran 2026 kepada siswa-siswi kelas XII SMA Negeri 1 Mori Atas, Kabupaten Morowali Utara, Jumat (13/3/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WITA tersebut berlangsung di ruang perpustakaan sekolah dan dihadiri oleh Kepala SMAN 1 Mori Atas Drs. Ahasyweros Lagombi, para guru, serta puluhan siswa kelas XII. Sosialisasi ini juga melibatkan personel Bhabinkamtibmas Polsek Mori Atas.

Berita Lainnya

Dalam pemaparannya, Kapolsek menjelaskan secara rinci mekanisme penerimaan anggota Polri, mulai dari prinsip seleksi, tahapan proses rekrutmen hingga persyaratan pendaftaran bagi calon peserta yang berminat mengikuti seleksi Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, maupun Tamtama.

Ia menegaskan bahwa proses penerimaan anggota Polri dilaksanakan dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis), sehingga seluruh calon siswa (casis) memiliki peluang yang sama untuk lulus tanpa adanya praktik kecurangan.

“Rekrutmen anggota Polri dilaksanakan secara terbuka dan transparan. Semua peserta memiliki kesempatan yang sama selama memenuhi persyaratan dan mampu melalui setiap tahapan seleksi,” ujar Iptu Saparuddin.

Lebih lanjut, ia memaparkan tahapan seleksi yang meliputi pendaftaran, verifikasi berkas, pemeriksaan administrasi, pemeriksaan kesehatan tahap I dan II, pemeriksaan psikologi tahap I dan II, uji kesamaptaan jasmani dan antropometri, pemeriksaan mental kepribadian, hingga sidang terbuka penentuan kelulusan.

Selain memberikan penjelasan teknis terkait proses seleksi, Kapolsek juga memberikan motivasi kepada para siswa agar berani bercita-cita menjadi anggota Polri meskipun berasal dari daerah terpencil.

Ia menuturkan bahwa latar belakang keluarga maupun daerah asal bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita selama memiliki tekad, disiplin, serta persiapan yang matang.

“Saya sendiri lahir dan besar di desa dari keluarga petani. Sejak kecil saya bercita-cita menjadi anggota Polri dan mempersiapkan diri dengan baik, baik dari segi administrasi maupun fisik. Alhamdulillah saya bisa lulus dan sekarang berdiri di hadapan adik-adik semua,” ungkapnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para siswa dapat memperoleh pemahaman yang jelas mengenai proses rekrutmen Polri sekaligus termotivasi untuk mempersiapkan diri sejak dini apabila berminat mengikuti seleksi penerimaan anggota Polri di masa mendatang.(Nofli)

Pos terkait