Krimsus86.com/Karawang, _
Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Karawang, dinamika internal partai mulai menghangat. Salah satu figur yang mencuat adalah , anggota DPRD Karawang dari Daerah Pemilihan 4, yang secara terbuka menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Karawang.
Dukungan terhadap Abdul Azis pun mengalir dari berbagai kalangan. Praktisi hukum sekaligus pengamat politik, , menilai bahwa Abdul Azis merupakan sosok yang layak memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut. Menurutnya, pengalaman panjang dalam dunia organisasi menjadi modal utama yang dimiliki.
Asep menyebut, Abdul Azis dikenal sebagai kader militan dengan rekam jejak kepemimpinan yang kuat. Ia pernah menjabat sebagai Ketua PMII, Ketua KNPI selama dua periode, hingga saat ini memimpin organisasi Pemuda Pancasila. Pengalaman tersebut dinilai membentuk kemampuan komunikasi publik yang mumpuni, termasuk dalam hal berorasi dan menyampaikan gagasan di ruang publik.
Selain itu, aspek kepribadian juga menjadi pertimbangan penting. Asep menilai Abdul Azis memiliki sikap yang luwes dan mudah bergaul dengan berbagai kalangan. Hal ini dinilai menjadi keunggulan tersendiri dalam membangun hubungan dengan para pemangku kepentingan, baik dari unsur eksekutif, legislatif, maupun tokoh masyarakat di Karawang.
Lebih jauh, Abdul Azis dinilai memiliki karakter kepemimpinan yang egaliter, inklusif, dan adaptif. Menurut Asep, karakter tersebut sangat dibutuhkan oleh Partai Golkar Karawang saat ini, terutama untuk mengembalikan kejayaan partai seperti pada masa kepemimpinan .
Asep juga mengungkapkan bahwa Abdul Azis merupakan salah satu kader yang banyak mendapatkan pembinaan langsung dari Dadang S Muchtar.
Hal ini dinilai turut membentuk gaya kepemimpinan yang terbuka terhadap diskusi dan mampu menyerap aspirasi dari berbagai pihak. Dengan berbagai pertimbangan tersebut, Asep mendorong Abdul Azis untuk tetap konsisten maju dalam kontestasi Musda dan tidak mundur. Ia juga mengajak para tokoh senior Partai Golkar Karawang untuk memberikan ruang bagi generasi muda dalam mengelola organisasi partai.
Menurutnya, di era reformasi dan digitalisasi saat ini, pendekatan politik yang kaku sudah tidak lagi relevan. Partai politik dituntut untuk mampu beradaptasi dengan pola kampanye yang lebih fleksibel dan sesuai dengan perkembangan sosial masyarakat.
Asep meyakini Abdul Azis memiliki pemahaman terhadap perubahan tersebut, termasuk dalam menempatkan tokoh senior sebagai penentu arah kebijakan, serta memberikan ruang gerak yang luas bagi kader muda di lapangan.
Dengan kombinasi pengalaman, karakter, dan visi kepemimpinan yang dinilai relevan, Abdul Azis dianggap sebagai salah satu figur potensial untuk membawa Partai Golkar Karawang kembali bersaing di posisi teratas dalam kontestasi politik daerah.
(Red)*






