Empat Gubernur, Satu Luka Bersama: Riau dan Kutukan Korupsi di Kursi Tertinggi Kekuasaan
Pekanbaru, Riau — Krimsus86.com
Provinsi Riau, tanah yang dikaruniai kekayaan alam melimpah — dari minyak bumi, perkebunan sawit, hingga hutan tropis yang luas — kembali menjadi sorotan publik. Bukan karena kemajuan atau kesejahteraan rakyatnya, melainkan karena sejarah panjang korupsi yang kembali terulang di kursi tertinggi pemerintahan daerah ini.
Dalam lebih dari dua dekade terakhir, empat orang Gubernur Riau harus berurusan dengan hukum akibat kasus korupsi. Mulai dari Saleh Djasid, Rusli Zainal, Annas Maamun, hingga yang terbaru Abdul Wahid — semuanya terjerat dalam perkara berbeda, namun berpangkal dari akar masalah yang sama: keserakahan dan hilangnya rasa malu di hadapan rakyat.
Padahal, Riau bukanlah provinsi miskin. Namun di tengah limpahan sumber daya alam, masyarakat justru sering menjadi penonton dari drama kerakusan para penguasa. Infrastruktur dasar seperti jalan, sekolah, serta layanan publik lainnya masih banyak yang memprihatinkan.
Reporter:M.Teguh
Editor:Media krimsus86.com






