ACEH SINGKIL, KRIMSUS86.COM — Dewan Pakar sekaligus Ketua Advokasi Hukum PD PGRI Kabupaten Aceh Singkil, Prof. Dr. K.H. Sutan Nasomal, S.H., M.H., LL.B., LL.M., Ph.D., menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan, kualitas pendidikan, pengetahuan, dan wawasan para guru dalam Konferensi Kerja PD PGRI Kabupaten Aceh Singkil.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh jajaran pengurus dan komponen organisasi PGRI Aceh Singkil menyatukan tekad untuk bersama-sama memperkuat organisasi profesi guru serta memperjuangkan peningkatan kualitas dan kesejahteraan anggotanya.
Menurut Prof. Sutan Nasomal, organisasi profesi guru harus menjadi wadah perjuangan yang benar-benar memberikan manfaat bagi para anggotanya, baik dalam bidang pendidikan, peningkatan kompetensi, perlindungan hukum, maupun kesejahteraan ekonomi.
“Kami sepakat untuk bersama-sama, satu hati dan satu tujuan, memperjuangkan kemajuan organisasi profesi guru. Seluruh pengurus dan komponen organisasi harus memiliki keinginan yang sama dari dalam hati untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, status pendidikan, serta kesejahteraan para guru,” ujar Prof. Sutan Nasomal.
Lebih lanjut, Pakar Hukum Internasional dan Ekonom tersebut menyampaikan harapannya agar PD PGRI Kabupaten Aceh Singkil mampu menjadi barometer dan ikon organisasi profesi guru, khususnya PGRI di Provinsi Aceh.
Hal tersebut disampaikan Prof. Sutan Nasomal saat menjawab pertanyaan sejumlah pimpinan redaksi media cetak dan online dari kantor Markas Pusat Perkumpulan Advokat Muda Indonesia atau Association of Young Indonesian Advocates di kawasan Cijantung, Jakarta Timur, Jumat (29/8/2026), melalui sambungan telepon seluler.
Tujuh Agenda Strategis Hasil Konferensi Kerja
Konferensi Kerja PD PGRI Kabupaten Aceh Singkil Tahun 2026 menghasilkan sejumlah agenda strategis yang akan menjadi arah program organisasi ke depan.
1. Pembentukan Pengurus PGRI Cabang Kecamatan
PGRI Aceh Singkil akan melaksanakan pembentukan dan penguatan kepengurusan PGRI Cabang Kecamatan se-Kabupaten Aceh Singkil.
Pelaksanaan program tersebut dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 29 Agustus hingga 5 September 2026.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kecamatan serta meningkatkan pelayanan organisasi kepada seluruh anggota.
2. Pelaksanaan Hari Guru Nasional Tahun 2026
Konferensi Kerja juga menetapkan pelaksanaan peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2026.
Kegiatan tersebut direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 25 November 2026 di Kecamatan Singkil, yang merupakan ibu kota Kabupaten Aceh Singkil.
Peringatan Hari Guru Nasional diharapkan menjadi momentum memperkuat penghargaan terhadap perjuangan dan pengabdian para guru dalam membangun sumber daya manusia serta masa depan bangsa.
3. Penguatan Advokasi dan Pendampingan Hukum
PD PGRI Aceh Singkil sepakat memperkuat program advokasi dan pendampingan hukum melalui LBH PGRI Aceh Singkil.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan perlindungan, pendampingan, serta bantuan hukum kepada anggota PGRI yang menghadapi persoalan hukum dalam menjalankan tugas dan profesinya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Program advokasi hukum tersebut berada di bawah koordinasi Prof. Dr. K.H. Sutan Nasomal, S.H., M.H., LL.B., LL.M., Ph.D., selaku Pakar Hukum Internasional, Dewan Pakar, sekaligus Ketua Advokasi Hukum PGRI Kabupaten Aceh Singkil.
4. Pendataan Anggota dan Digitalisasi Kartu Guru
Agenda strategis berikutnya adalah melakukan pendataan terhadap seluruh pengurus dan anggota PGRI Kabupaten Aceh Singkil.
Selain itu, organisasi juga merencanakan penerapan Kartu Digitalisasi Elektronik Guru se-Kabupaten Aceh Singkil sebagai bagian dari modernisasi administrasi dan penguatan layanan organisasi.
Digitalisasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pendataan dan pelayanan terhadap anggota.
5. Peningkatan Jenjang Pendidikan Guru
PGRI Aceh Singkil juga akan melakukan pendataan terhadap anggota yang belum menyelesaikan pendidikan Strata Satu (S1).
Selain itu, organisasi akan mendata anggota yang memiliki minat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Strata Dua (S2).
Program tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi, kualitas sumber daya manusia, serta profesionalisme guru di Kabupaten Aceh Singkil.
6. Penguatan Kegiatan Sosial dan Kemanusiaan
PGRI Aceh Singkil juga berkomitmen memperkuat kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Program tersebut difokuskan untuk membantu anggota dan keluarga besar PGRI yang mengalami musibah, kemalangan, bencana alam, maupun persoalan sosial lainnya.
Semangat solidaritas dan kepedulian diharapkan terus menjadi bagian penting dalam kehidupan organisasi.
7. Pendirian Koperasi Guru Aceh Singkil
Salah satu agenda penting lainnya adalah rencana pendirian Koperasi Guru Aceh Singkil.
Koperasi tersebut diharapkan menjadi wadah kebersamaan sekaligus sarana untuk membangun kemandirian ekonomi para guru.
Melalui koperasi, diharapkan kesejahteraan anggota dapat ditingkatkan melalui berbagai program ekonomi produktif.
Adapun manfaat yang diharapkan dari pendirian Koperasi Guru Aceh Singkil antara lain:
a. Meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian anggota.
b. Menyediakan layanan simpan pinjam yang mudah dan terpercaya.
c. Membuka peluang usaha bersama yang produktif.
d. Membangun budaya gotong royong dan solidaritas antar-guru.
e. Memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi anggota dan keluarga.
Menuju PGRI yang Solid, Profesional dan Berdaya
Konferensi Kerja PGRI Kabupaten Aceh Singkil Tahun 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai forum musyawarah semata, melainkan mampu melahirkan langkah-langkah nyata dan program yang memberikan manfaat langsung kepada para guru, anggota organisasi, serta kemajuan dunia pendidikan.
Seluruh jajaran pengurus dan anggota PGRI Kabupaten Aceh Singkil diharapkan dapat menjalankan hasil konferensi kerja tersebut dengan penuh tanggung jawab, semangat kebersamaan, serta pengabdian kepada dunia pendidikan.
Dengan semangat solidaritas, profesionalisme, dan kolaborasi, PGRI Aceh Singkil berkomitmen untuk terus hadir sebagai organisasi profesi yang kuat, bermartabat, dan bermanfaat dalam meningkatkan kualitas, kompetensi, serta kesejahteraan guru di Kabupaten Aceh Singkil.
Prof. Sutan Nasomal menegaskan bahwa perjuangan organisasi harus dilakukan secara bersama-sama, dengan menempatkan kepentingan guru dan kemajuan pendidikan sebagai prioritas utama.
Hidup Guru! Hidup PGRI! Solidaritas!
(Red//tim)






