Jakarta Krimsus86.com, 14 Mei 2026 – Kepengurusan Pengurus Besar (PB) WANITA FORMULA resmi terbentuk sebagai badan otonom dari PB FORMULA. Pembentukan tersebut ditetapkan dalam Musyawarah Nasional (Munas) I WANITA FORMULA yang digelar di Formula Tower, No. 144, Jatinegara Barat, Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis (14/5/2026).
Dalam Munas perdana tersebut, Hj. Putroe Fajriah, ST dipercaya dan ditetapkan sebagai Ketua Umum PB WANITA FORMULA. Sosok perempuan wirausaha asal Aceh itu dikenal sebagai figur mandiri, tangguh, serta memiliki komitmen kuat dalam pemberdayaan perempuan berbasis nilai-nilai keislaman.
Munas I WANITA FORMULA berlangsung penuh semangat dan antusiasme. Kegiatan ini dihadiri oleh aktivis perempuan, bunda-bunda, ustadzah, hajah, serta berbagai elemen masyarakat dari Jakarta dan sekitarnya. Kehadiran organisasi ini disambut positif sebagai wadah perjuangan perempuan dalam bingkai keislaman dan kebangsaan.
Ketua Umum PB FORMULA, Tuan Guru Drs. Dedi Hermanto, dalam sambutannya menyampaikan harapan besar terhadap keberadaan WANITA FORMULA sebagai kekuatan baru perempuan Indonesia.
“WANITA FORMULA diharapkan mampu mewarnai keislaman, menjadi pemerhati kebangkitan dan kemandirian perempuan, sekaligus mencetak tokoh-tokoh wanita di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum PB WANITA FORMULA, Hj. Putroe Fajriah, ST, dalam pidato perdananya menegaskan komitmennya untuk menjadikan organisasi tersebut sebagai rumah besar perjuangan perempuan Indonesia.
“WANITA FORMULA bukan hanya organisasi, tetapi gerakan kebangkitan perempuan yang berlandaskan iman, ilmu, dan kemandirian. Kami ingin menghadirkan perempuan-perempuan tangguh yang berdaya secara ekonomi, cerdas secara intelektual, kuat secara spiritual, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa WANITA FORMULA akan fokus pada program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, sosial, dan dakwah yang berkelanjutan.
“Kami siap bersinergi dengan seluruh elemen bangsa untuk mencetak tokoh-tokoh perempuan yang tidak hanya berkiprah di tingkat nasional, tetapi juga mampu bersaing dan berkontribusi di tingkat internasional,” tambah Hj. Putroe Fajriah.
Dengan terbentuknya PB WANITA FORMULA, diharapkan organisasi ini dapat menjadi motor penggerak dalam memperkuat peran strategis perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sekaligus membawa semangat baru dalam perjuangan perempuan Indonesia menuju kemandirian, kemajuan, dan keberdayaan.(Zulkifli//red)






