Krimsus86.com/Karawang, 4 Mei 2026 — Di tengah semangat warga Desa Sukasari, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, sebuah harapan baru digaungkan. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah pusat kembali disosialisasikan sebagai langkah nyata memerangi stunting dan membangun generasi masa depan yang lebih kuat.
Kegiatan yang digelar pada Senin (04/05/2026) ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Dapil Jabar VII, drg. Putihsari. Turut hadir dalam acara tersebut Kasubag TU KPPG Cirebon Erik Diyan Nurdiyansyah, S.STP., MM, Camat Purwasari H. Nendi Sopandi, S.Kom., MM, perwakilan Polsek Purwasari Kanit Binmas Aipda Yogi Eko Nurdiono, SH, Kepala Desa Sukasari Aan Daroji, serta ratusan warga yang antusias mengikuti jalannya kegiatan.
Dalam sambutannya, drg. Putihsari menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang dirancang untuk menjawab persoalan stunting di Indonesia. Ia menekankan bahwa masa depan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya hari ini.
“Program MBG ini bukan sekadar memberi makan, tetapi menyiapkan generasi unggul. Anak-anak kita harus tumbuh sehat agar mampu bersaing di masa depan, baik dalam prestasi maupun teknologi,” ujarnya dengan penuh keyakinan.
Suasana semakin hidup ketika Erik Diyan Nurdiyansyah memaparkan secara rinci mekanisme program tersebut. Ia menyebutkan bahwa hingga saat ini, sebanyak 27.735 dapur SPPG telah beroperasi di seluruh Indonesia, dengan 27.264 mitra Badan Gizi Nasional (BGN) yang terlibat aktif.
“Untuk porsi dewasa dialokasikan Rp12.000 dan balita Rp8.000. Sejak 6 Januari 2025, hampir 8 miliar porsi makanan bergizi telah disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat,” jelasnya, disambut decak kagum warga yang hadir.
Di balik angka-angka tersebut, tersimpan harapan besar: tidak ada lagi anak Indonesia yang tumbuh dalam kekurangan gizi. Program MBG diharapkan menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan tangguh menghadapi tantangan zaman.
Camat Purwasari H. Nendi Sopandi, S.Kom., MM menyambut baik program ini dan berharap pelaksanaannya dapat terus berjalan optimal serta menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
Sosialisasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah pengingat bahwa perjuangan melawan stunting membutuhkan kolaborasi semua pihak. Dari pemerintah pusat hingga desa, dari aparat hingga masyarakat, semua bergerak dalam satu tujuan: memastikan masa depan anak-anak Indonesia tetap cerah dan penuh harapan.
Gelaran kegiatan tersebut di isi pula dengan doorprize untuk warga masyarakat yang menghadiri kegiatan tersebut.
(Red)*






