Pembangunan Pesantren di Desa Bilaleya Dilaksanakan Secara Swadaya oleh Masyarakat

Krimsus86.com Parigi Moutong, 3 Mei 2026 – Pembangunan sebuah pesantren di Desa Bilaleya, Kecamatan Taopa, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, dilaksanakan secara swadaya oleh masyarakat setempat tanpa campur tangan pemerintah.

Kegiatan pembangunan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan semangat gotong royong warga dalam mendukung sarana pendidikan keagamaan di wilayah mereka. Sejak dimulai, proses pembangunan melibatkan partisipasi aktif masyarakat, baik dalam bentuk tenaga maupun material.

Berita Lainnya

Salah satu ketua regu pembangunan, Haji Barata, menyampaikan bahwa inisiatif pembangunan pesantren ini murni berasal dari masyarakat Desa Bilaleya.

“Pembangunan pesantren ini kami lakukan secara swadaya, tanpa campur tangan pemerintah. Ini adalah bentuk kebersamaan dan kepedulian warga terhadap pendidikan agama,” ujarnya.

Meski demikian, pihaknya berharap adanya perhatian dari pemerintah daerah agar pembangunan pesantren tersebut dapat memperoleh bantuan dan dukungan ke depannya.

“Kami berharap pemerintah, baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan, dapat memberikan perhatian dan bantuan agar pembangunan pesantren ini dapat segera selesai dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” tambahnya.

Pembangunan pesantren ini diharapkan dapat menjadi pusat pendidikan keagamaan bagi generasi muda di Desa Bilaleya serta memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

Hingga saat ini, proses pembangunan masih terus berlangsung dengan mengandalkan dukungan dan partisipasi warga setempat.(Kiman//red)

Pos terkait