Sejumlah Elemen Masyarakat Apresiasi Pendekatan Humanis Polres Parigi Moutong dalam Penanganan Tambang Ilegal

Krimsus86.com Parigi Moutong, 18 April 2026 — Sejumlah elemen masyarakat Kabupaten Parigi Moutong memberikan apresiasi terhadap langkah Polres Parigi Moutong dalam menyikapi persoalan pertambangan tanpa izin (PETI) dengan mengedepankan pendekatan humanis dan preventif.

Apresiasi tersebut disampaikan oleh Ketua Asosiasi Gerakan Penambang Rakyat Parigi Moutong, Mohamad Reyhan Panintjo. Ia menilai bahwa pendekatan yang lebih menitikberatkan pada pencegahan dibandingkan penegakan hukum semata mampu meredam potensi konflik sosial serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.

Berita Lainnya

“Pendekatan preventif dan humanis yang dilakukan Polres Parigi Moutong dinilai efektif dalam mengurangi potensi konflik sosial sekaligus membangun kepercayaan publik,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk turut bersinergi dalam menjaga stabilitas keamanan di kawasan pertambangan, khususnya pertambangan emas. Menurutnya, peran pemuda sangat strategis sebagai agen perubahan dalam menjembatani komunikasi antara masyarakat, pelaku usaha, dan aparat penegak hukum.

Ia juga menambahkan bahwa pemuda dapat berperan sebagai mediator dalam menyelesaikan potensi konflik antara masyarakat lokal dengan pihak perusahaan, serta mencegah masuknya pihak-pihak yang berpotensi memicu gangguan keamanan.

Selain itu, kolaborasi antara pemuda, aparat penegak hukum, dan pemerintah daerah dinilai penting dalam menjaga keamanan kawasan pertambangan, termasuk dalam mencegah tindak kriminal seperti pencurian hasil tambang serta menjaga infrastruktur pertambangan.

Apresiasi serupa juga disampaikan oleh tokoh adat dan tokoh masyarakat Kecamatan Ongka Malino yang diwakili oleh Retno Makarama. Ia menilai langkah Polres Parigi Moutong yang mengedepankan pendekatan kolaboratif dan humanis dalam proses mediasi persoalan tambang di Desa Karya Mandiri merupakan langkah yang tepat.

“Kami mengapresiasi upaya kepolisian yang mengedepankan pendekatan dialog dan profesionalisme dalam menyelesaikan persoalan tambang serta menjaga stabilitas keamanan di masyarakat,” ungkapnya.

Dengan terjalinnya sinergi yang baik antara masyarakat, pemuda, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum, diharapkan Kabupaten Parigi Moutong dapat menjadi contoh dalam menciptakan pengelolaan keamanan yang harmonis, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Upaya kolaboratif tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta mendukung pembangunan ekonomi daerah secara berkesinambungan.(Faisal.SH//red)

Pos terkait