Arus Mudik Lebaran 2026 di Jalur Pantura Indramayu Meningkat Tajam, 1.500 Kendaraan Melintas Tiap 15 Menit

Krimsus86.com, Indramayu – Arus mudik Lebaran tahun 2026 di jalur arteri Pantura wilayah Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, mengalami peningkatan signifikan. Berdasarkan pantauan di Posko Pengamanan arus mudik, rata-rata sebanyak 1.500 kendaraan melintas setiap 15 menit dari arah Jakarta menuju wilayah timur seperti Cirebon, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur.

Pantauan lapangan yang dilakukan Koordinator Wilayah Jawa Barat Media Krimsus86.com, Wardono Hasan Saputra, menunjukkan bahwa arus kendaraan pemudik mulai meningkat sejak Selasa malam dan terus berlanjut hingga Rabu pagi. Kepadatan lalu lintas didominasi kendaraan roda dua dan roda empat yang bergerak dari arah Jakarta menuju wilayah timur Pulau Jawa.

Berita Lainnya

Lonjakan arus mudik ini diperkirakan berkaitan dengan dimulainya cuti bersama di berbagai perusahaan dan instansi. Banyak perantau memilih berangkat setelah menyelesaikan aktivitas kerja pada Selasa malam maupun Rabu pagi. Bahkan, diprediksi puncak arus mudik akan mencapai hingga 90 persen pada malam hari.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Indramayu, Ali Fikri, menyampaikan bahwa peningkatan volume kendaraan mulai terasa sejak malam hari dan diperkirakan masih akan terus meningkat hingga keesokan hari.

“Pantauan kami dari tadi malam hingga pagi ini, rata-rata kendaraan yang melintas di jalur Pantura mencapai 1.500 kendaraan per 15 menit dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur,” ujarnya saat ditemui di Posko Pengamanan Lebaran, Rabu (18/3/2026).

Sementara itu, arus kendaraan dari arah sebaliknya, yakni dari Jawa Tengah menuju Jakarta, juga terpantau padat. Kepadatan di jalur ini didominasi oleh kendaraan besar seperti bus dan truk logistik.

Peningkatan volume kendaraan di jalur arteri Pantura turut dipengaruhi oleh rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) yang diberlakukan di jalan tol dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah. Kebijakan tersebut menyebabkan kendaraan besar dialihkan ke jalur arteri.

Lebih lanjut, Ali Fikri menjelaskan bahwa lonjakan arus mudik tahun ini semula diprediksi terjadi secara bertahap sejak H-7 hingga H-4 Lebaran. Namun, peningkatan signifikan justru terjadi mulai H-3.

“Awalnya kami perkirakan puncak terjadi pada akhir pekan lalu, namun masih terpantau normal. Lonjakan justru terjadi mulai tadi malam dan pagi ini, dan diperkirakan akan terus meningkat hingga besok,” tambahnya.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik serta menjaga keselamatan pemudik, pemerintah bersama aparat kepolisian telah menyiapkan sejumlah posko pengamanan dan titik istirahat di sepanjang jalur Pantura Indramayu.

Kapolsek Kandanghaur, Joni, mengimbau para pemudik agar tidak memaksakan perjalanan apabila merasa lelah dan memanfaatkan fasilitas rest area yang tersedia.

“Kami mengimbau kepada seluruh pemudik untuk selalu mengutamakan keselamatan. Jika merasa lelah, segera beristirahat di posko atau rest area yang telah disediakan,” tegasnya.

Arus mudik Lebaran tahun ini diprediksi masih akan terus mengalami peningkatan dalam beberapa hari ke depan, seiring mendekati Hari Raya Idul Fitri.

Liputan: Arus Mudik Lebaran 2026

Pewarta: Wardono HS, S.E (Korwil Jawa Barat)

Editor: Korwil Jabar

Pos terkait