PKBM Jejama Pringsewu, Lebih dari Sekadar Sekolah: Hadirkan Harapan dan Keterampilan bagi Masyarakat dan Anak Putus Sekolah

Krimsus86.com Pringsewu – Di tengah dinamika dunia pendidikan formal, PKBM Jejama Pringsewu hadir sebagai lembaga pendidikan non-formal yang konsisten membantu masyarakat dan anak-anak putus sekolah dalam meraih masa depan yang lebih baik.

Berdiri sejak tahun 2013, PKBM Jejama berlokasi di Jalan Raya Danau Pringombo V, Kecamatan Pringsewu Timur, Kabupaten Pringsewu. Hingga kini, lembaga tersebut terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan akses pendidikan alternatif yang inklusif dan terjangkau bagi masyarakat. (14/02/2026)

Berita Lainnya

Kepala Sekolah PKBM Jejama, Garnis Andesnika Yulizar, menjelaskan bahwa lembaga ini merupakan penerus perjuangan almarhumah ibundanya yang memiliki kepedulian tinggi terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak yang tidak dapat melanjutkan sekolah formal.

“Tujuan utama kami adalah memberikan kesempatan kedua bagi anak-anak yang putus sekolah agar tetap bisa meraih cita-cita mereka. Selain itu, kami juga membuka akses pendidikan gratis bagi masyarakat yang benar-benar tidak mampu secara ekonomi,” ujarnya.

Tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik setara paket, PKBM Jejama juga mengembangkan pembelajaran berbasis keterampilan. Fasilitas yang tersedia antara lain proyektor serta sarana pembelajaran studi kasus untuk menunjang proses belajar mengajar yang interaktif dan aplikatif.

Metode pembelajaran yang diterapkan pun menitikberatkan pada penguasaan keterampilan praktis, seperti hidroponik, berkebun, budidaya ikan, serta pembuatan kerajinan tangan. Pada tahun-tahun sebelumnya, peserta didik juga dibekali keterampilan membuat buket kreatif yang menjadi salah satu program unggulan dan memiliki nilai ekonomi.

Keberadaan PKBM Jejama mendapat respon positif dari masyarakat, terutama karena lokasinya yang strategis dan mudah dijangkau dibandingkan lembaga serupa di wilayah lain.

“Masyarakat sangat antusias. Mereka merasa terbantu karena bisa mendapatkan pendidikan sekaligus keterampilan secara gratis,” tambahnya.

Ke depan, PKBM Jejama berharap dapat memperluas manfaatnya tidak hanya bagi masyarakat Kabupaten Pringsewu, tetapi juga menjangkau wilayah lain seperti Kabupaten Tanggamus, Pesawaran, hingga daerah lainnya di Provinsi Lampung.

“Kami berharap PKBM Jejama bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mendirikan lembaga pendidikan non-formal yang berdedikasi membantu masyarakat dan anak-anak putus sekolah,” pungkasnya.

Editor: Djodi. S

Koordinator Provinsi Lampung

Pos terkait