Krimsus86.com, Lampung Barat – Puluhan warga Pekon Gunung Terang, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Lampung Barat, yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Gunung Terang, menggelar unjuk rasa damai di Kantor Kecamatan Air Hitam, Selasa (27/01/2026).
Aksi damai tersebut dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi dan tuntutan warga terhadap Penjabat (Pj) Peratin Gunung Terang, Irfan, yang dinilai gagal menjalankan roda pemerintahan pekon secara transparan dan akuntabel. Massa aksi diterima langsung oleh Camat Air Hitam, Gustian Afriza, S.T., M.M., bersama jajaran.
Dalam orasinya, salah satu perwakilan massa, Nova Juliansyah, menyampaikan sejumlah tuntutan masyarakat, di antaranya meminta Bupati Lampung Barat untuk segera mengganti Pj Peratin Gunung Terang karena dinilai tidak mampu menjaga stabilitas pemerintahan pekon serta mengabaikan prinsip tata kelola pemerintahan yang transparan dan partisipatif.
Selain itu, massa juga menuntut pemberhentian aparatur pekon yang baru diangkat, karena diduga proses pengangkatannya tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Keresahan warga semakin memuncak dengan adanya dugaan penyalahgunaan anggaran dana ketahanan pangan yang bersumber dari Dana Desa (DD) oleh Pj Peratin Gunung Terang. Warga menduga anggaran bantuan ketahanan pangan dari pemerintah pusat tersebut tidak digunakan sebagaimana mestinya.
Dalam aksi tersebut, warga secara tegas mendesak agar dugaan penyalahgunaan dana ketahanan pangan segera diproses sesuai hukum yang berlaku. Mereka menilai tindakan tersebut telah merugikan masyarakat dan mencederai kepercayaan publik.
“Kami menuntut keadilan dan meminta pemerintah daerah Kabupaten Lampung Barat untuk bertindak tegas serta transparan terhadap dugaan korupsi dana ketahanan pangan ini,” ujar salah satu warga kepada awak media.
Aksi berlangsung tertib dan kondusif dengan pengawalan aparat keamanan. Pihak Kecamatan Air Hitam menyatakan akan menampung dan meneruskan aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
Pewarta: Djodi S
Korwil: Lampung
Media: Krimsus86.com






