Warga Dusun Karajan Desa Medang Asem Minta Pemerintah Segera Tangani Banjir yang Tak Kunjung Surut
Krimsus86.com – Karawang, 25 Oktober 2025 – Warga Dusun Karajan RT 06 RW 02, Desa Medang Asem, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang mengeluhkan banjir yang telah merendam wilayah mereka selama hampir satu minggu. Banjir yang disebabkan oleh luapan saluran irigasi tersebut hingga kini belum juga surut dan semakin parah akibat curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Ketinggian air yang terus menggenang telah mengganggu aktivitas warga dan menyebabkan sejumlah rumah mengalami kerusakan. Selain itu, warga mulai khawatir akan timbulnya berbagai penyakit akibat kondisi lingkungan yang lembap dan air yang kotor.
Perwakilan warga Dusun Karajan menyampaikan rasa lelah dan kekecewaan terhadap lambatnya penanganan dari pemerintah desa, kecamatan, maupun kabupaten.
Sudah hampir seminggu kami kebanjiran, tapi belum ada tindakan nyata. Air masih menggenang, rumah rusak, anak-anak tidak bisa beraktivitas, dan kesehatan mulai terganggu,” ungkap salah satu warga, Sabtu (25/10/2025).
Warga berharap agar pemerintah daerah, mulai dari Pemerintah Desa Medang Asem, Kecamatan Jayakerta, hingga Bupati Karawang, segera turun ke lapangan untuk meninjau kondisi dan mencari solusi yang konkret terhadap banjir yang sudah menjadi masalah tahunan ini.
Kami mohon pemerintah jangan menunggu air surut baru bertindak. Warga sudah kebanjiran bukan hanya air, tapi juga kesabaran,” ujar warga lainnya dengan nada kecewa.
Selain menghambat aktivitas sehari-hari, banjir ini juga berdampak pada sektor ekonomi warga. Banyak yang tidak dapat bekerja atau beraktivitas di sawah karena area pertanian terendam air.
Warga berharap pemerintah segera melakukan langkah nyata, seperti normalisasi saluran irigasi, pembersihan sedimentasi, serta pembangunan tanggul penahan air agar kejadian serupa tidak terus terulang setiap musim hujan.
Mereka juga mengajak pihak terkait, termasuk BPBD Kabupaten Karawang dan Dinas PUPR, untuk segera turun tangan melakukan penanganan darurat dan jangka panjang.
Kami hanya ingin lingkungan kembali normal dan anak-anak bisa beraktivitas dengan aman. Tolong jangan abaikan keluhan kami,” pungkas perwakilan warga.(Dedi//red)






