Krimsus86.com, Indramayu – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Watirih (40), seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Segeran Kidul, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Watirih dilaporkan meninggal dunia di Arab Saudi pada Februari 2026 setelah sebelumnya diketahui hilang kontak dengan keluarga selama hampir dua tahun.
Informasi mengenai meninggalnya Watirih diterima pihak keluarga dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh. Kabar tersebut mengejutkan keluarga yang selama ini menunggu kabar dari almarhumah sejak berangkat bekerja ke Arab Saudi pada awal tahun 2022.
Menurut keterangan yang diterima keluarga, kematian Watirih diduga berkaitan dengan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh majikannya. Saat ini, kasus tersebut sedang dalam proses penyelidikan oleh aparat kepolisian setempat di Arab Saudi. Berdasarkan informasi yang disampaikan, majikan perempuan yang mempekerjakan korban telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
Adik korban, Maghfuroh, menyampaikan bahwa keluarga sangat terpukul atas kepergian almarhumah. Meski berusaha mengikhlaskan, pihak keluarga berharap kasus tersebut dapat diusut secara tuntas dan pelaku yang terbukti bersalah dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Kami berharap ada keadilan bagi kakak kami. Jika memang terjadi kekerasan yang menyebabkan kematiannya, kami ingin pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal,” ungkapnya.
Watirih diketahui berangkat ke Arab Saudi sebagai pekerja migran untuk mencari nafkah demi menghidupi anak serta membantu perekonomian keluarganya di kampung halaman.
Keluarga berharap pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan perwakilan diplomatik di Arab Saudi dapat terus mengawal proses hukum kasus ini hingga tuntas, sehingga keadilan bagi almarhumah dapat terwujud.
Selain itu, keluarga dan masyarakat sekitar juga memanjatkan doa agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.
Sumber: Krimsus86.com
Korwil Jawa Barat: Wardono HS, S.E.
Editor: Korwil Jawa Barat






