Tradisi Guar Bumi di Desa Sindang Pano, Rajagaluh: Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya  

Tradisi Guar Bumi di Desa Sindang Pano, Rajagaluh: Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya

Berita Lainnya

Krimsus86.com – Majalengka, 2 November 2025 – Pemerintah Desa Sindang Pano, Kecamatan Rajagaluh, Kabupaten Majalengka, menggelar upacara adat Guar Bumi di makam Buyut Adi Pati sebagai bentuk rasa syukur atas limpahan rezeki dan hasil bumi yang melimpah.

 

Acara adat yang menjadi agenda tahunan ini dipimpin langsung oleh Kuwu Desa Sindang Pano, Bapak Nana Karna, dan dihadiri oleh para tokoh masyarakat, sesepuh adat, serta warga sekitar. Tradisi Guar Bumi merupakan simbol penghormatan kepada leluhur sekaligus ajang mempererat kebersamaan masyarakat dalam menjaga kelestarian budaya.

 

Dalam sambutannya, Kuwu Nana Karna menyampaikan bahwa pelestarian tradisi Guar Bumi merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga Desa Sindang Pano.

“Guar Bumi adalah warisan leluhur yang penuh makna. Melalui acara ini kita bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT serta mengenang jasa para pendahulu yang telah menjaga dan membangun desa kita,” ujar Kuwu Nana Karna.

 

Rangkaian kegiatan dimulai dengan doa bersama di makam Buyut Adi Pati, kemudian dilanjutkan dengan tasyakuran dan hiburan seni tradisional yang melibatkan warga desa. Suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan terasa kuat sepanjang acara.

 

Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Sindang Pano berharap tradisi Guar Bumi akan terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian penting dari identitas budaya daerah.(Deni//red)

Pos terkait