Karawang |Krimsus86.com
Suasana Aula Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terasa berbeda pada Selasa (6/01/2026). Bukan sekadar seremoni, tetapi sebuah momentum penting dalam perjalanan pemerintahan daerah. Tongkat estafet kepemimpinan resmi berpindah, menandai babak baru bagi Kecamatan Purwasari.
Jabatan Camat Purwasari yang sebelumnya diemban oleh Muhana, S.STP—kini mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang—secara resmi diserahkan kepada sosok baru, H. Nendi Sopandi, S.Kom., MM. Pergantian ini menjadi simbol keberlanjutan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.
Di kunjungi tim media Krimsus86.com ke Kantor Kecamatan Purwasari, H. Nendi menyampaikan komitmennya dengan nada penuh keyakinan. Ia menegaskan bahwa jabatan yang diembannya bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan hati, tanggung jawab, dan keterbukaan. Jum’at, 9 Januari 2026.
“Sebagai camat, saya adalah kepanjangan tangan pemerintah daerah. Tugas ini akan saya laksanakan sesuai dengan RPJMD, agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh semua,” ujar H. Nendi dengan tegas.
Ia menekankan bahwa pembangunan dan pelayanan tidak boleh dinikmati oleh segelintir pihak saja. Menurutnya, seluruh lapisan masyarakat—bahkan seluruh unsur pemerintahan di bawah kecamatan—harus ikut merasakan kehadiran negara, sejalan dengan arahan Pemerintah Kabupaten Karawang.
“Agar semua ikut merasakan, bukan hanya masyarakat, tetapi seluruh unsur yang ada di bawah kepemerintahan kecamatan,” ungkapnya.
Lebih jauh, H. Nendi memaknai peran camat sebagai simpul utama pemerintahan di tingkat kecamatan. Fungsi pembinaan, koordinasi, fasilitasi, dan komunikasi menjadi pilar yang akan ia kuatkan dalam menjalankan roda pemerintahan Purwasari ke depan.
Dengan semangat baru dan harapan yang tumbuh, masyarakat Purwasari kini menatap kepemimpinan H. Nendi Sopandi sebagai awal dari pelayanan yang lebih merata, pemerintahan yang lebih dekat, dan sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan rakyat. Sebuah amanah telah diterima—dan sejarah baru pun mulai ditulis.
(Red)*






