Tiga Santriwati Ponpes Al-Urwatul Wutsqo Terluka Usai Kecelakaan di Sindang Indramayu, Kondisi Berangsur Membaik

Krimsus86.com Indramayu, 13 April 2026 — Tiga santriwati Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo menjadi korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan MT Haryono, Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Senin (13/4/2026).

Ketiga korban saat ini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Indramayu dan dilaporkan dalam kondisi berangsur membaik. Meski demikian, tim medis belum mengizinkan para korban untuk pulang karena masih dalam tahap observasi guna memastikan pemulihan berjalan optimal.

Berita Lainnya

Pengasuh sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo, Agung Mardianto, menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan kondisi para santriwati tersebut.

“Alhamdulillah, kondisi ketiga santriwati terus membaik. Namun, saat ini masih dirawat di ruang rawat inap RSUD Indramayu dan belum diperbolehkan pulang oleh tim dokter,” ujar Agung.

Peristiwa kecelakaan tersebut terjadi di sekitar Pasar Caplek, Desa Dermayu, saat ketiga santriwati bersama rombongan hendak menuju Alun-Alun Indramayu untuk berolahraga. Dari arah belakang, sebuah kendaraan pick-up operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) menabrak para korban.

Berdasarkan informasi awal, kecelakaan diduga disebabkan oleh kelalaian pengemudi yang mengantuk saat mengemudikan kendaraan, sehingga tidak menyadari adanya pejalan kaki di depannya.

Pasca kejadian, sopir beserta kendaraan telah diamankan oleh pihak Polsek Sindang untuk proses lebih lanjut.

Pihak pengelola kendaraan KDMP disebut telah menunjukkan itikad baik dengan rencana menjenguk korban serta menyatakan kesiapan untuk bertanggung jawab atas biaya pengobatan dan penanganan para korban.

“Kami melihat adanya niat baik dari pihak pemilik kendaraan untuk bertanggung jawab atas kejadian ini,” tambah Agung.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan dan memastikan kondisi fisik yang prima saat berkendara guna menghindari kecelakaan serupa.

Editor: Wardono (Korwil Jawa Barat)

Pos terkait