Krimsus86.com Banggai Kepulauan – Kepolisian Resor (Polres) Banggai Kepulauan melaksanakan pengamanan kegiatan ibadah Jumat Agung guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama perayaan hari besar keagamaan umat Kristiani, Jumat (03/04/2026).
Salah satu titik pengamanan dilaksanakan di Gereja GPIBK Toksion yang berlokasi di Jalan Nyiur, Desa Tompudau, Kecamatan Tinangkung, Kabupaten Banggai Kepulauan. Ibadah yang dimulai pada pukul 08.55 WITA tersebut berlangsung khidmat dan diikuti oleh sekitar 200 jemaat.
Kegiatan ibadah mengusung tema “Kasih yang Menembus Segala Batas” dan dipimpin oleh Pelayan Firman, Pdt. Pengki Suarno Arbbas, S.Th. Kehadiran personel kepolisian bertujuan untuk memberikan rasa aman dan menjamin kelancaran jalannya ibadah.
Kasi Humas Polres Banggai Kepulauan, Ipda Ridwan Sunge, S.H., menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menjamin kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinan masing-masing.
“Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, sehingga jemaat dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan pengamanan di Gereja GPIBK Toksion, Polres Banggai Kepulauan menurunkan empat personel yang dipimpin oleh Aiptu Sahruna, didampingi Bripka Samsir, Briptu Rahmat Ramadhan, dan Bripda Sumilda Salila. Personel ditempatkan di area strategis, termasuk pintu masuk gereja, serta melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi guna mencegah kemacetan.
Hingga seluruh rangkaian ibadah selesai, situasi terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan keamanan yang signifikan. Keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi yang baik antara pihak gereja, aparat keamanan, dan masyarakat setempat.
Polres Banggai Kepulauan mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan di lingkungan sekitar.
Pengamanan kegiatan keagamaan akan terus dilaksanakan secara optimal hingga seluruh rangkaian perayaan Paskah selesai.(Susanto)






