Tembus Medan Ekstrem dan Jembatan Putus, Polres Tapteng Hadirkan PLTS untuk Warga Desa Sialogo

Krimsus86.com, Tapanuli Tengah — Kepedulian dan semangat pengabdian Polri kembali diwujudkan melalui aksi kemanusiaan jajaran Polres Tapanuli Tengah yang menembus medan ekstrem demi membantu warga terdampak bencana alam di wilayah Kecamatan Lumut.

Pada Sabtu (7/2/2026), rombongan Polres Tapanuli Tengah yang dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Muhammad Alan Haikel, S.K.M., S.I.K., M.I.K., menempuh perjalanan hampir tiga jam menuju Desa Sialogo, Kecamatan Lumut, dengan membawa bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk warga setempat.

Berita Lainnya

Desa Sialogo diketahui menjadi salah satu wilayah yang terdampak cukup parah akibat bencana alam yang terjadi pada 25 November 2025 lalu. Sejak kejadian tersebut, aliran listrik di desa ini terputus total. Kondisi geografis yang berat, jalan tertimbun material, serta rusaknya infrastruktur membuat proses pemulihan menjadi sangat terbatas.

Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Muhammad Alan Haikel menjelaskan bahwa perjalanan menuju lokasi tidak mudah, karena sedikitnya terdapat tiga jembatan utama yang putus di sepanjang jalur menuju Desa Sialogo.

“Kondisinya cukup menantang. Personel harus ekstra hati-hati karena jalur yang dilalui sangat sulit untuk kendaraan biasa, terlebih saat membawa peralatan bantuan,” ujar Kapolres di sela kegiatan.

Meski menghadapi berbagai kendala, personel Polres Tapanuli Tengah tetap berkomitmen menyalurkan bantuan. Rombongan yang turut didampingi Wakapolres Kompol M. Iskad, S.H., M.M., bersama para Pejabat Utama (PJU) dan personel Bintara, bahu-membahu mengangkut dan mendistribusikan unit PLTS sebagai solusi penerangan sementara bagi warga.

Setibanya di lokasi, bantuan disambut antusias oleh warga Dusun II dan Dusun III Desa Sialogo. Tidak hanya menyerahkan bantuan, personel Polri juga terjun langsung membantu pemasangan unit PLTS di rumah-rumah penduduk.

“Kami merasakan betul kesulitan yang dialami warga. Sejak bencana akhir tahun lalu, saudara-saudara kita di sini belum kembali menikmati listrik. Bantuan PLTS ini merupakan wujud kehadiran negara dan Polri di tengah kesulitan masyarakat, agar warga tetap mendapatkan penerangan, terutama untuk aktivitas malam hari dan anak-anak yang belajar,” tambah Kapolres.

Dengan terpasangnya PLTS, rumah-rumah warga yang selama berbulan-bulan hanya mengandalkan lampu pelita kini kembali mendapatkan penerangan. Program bantuan ini diharapkan mampu mendorong pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat pasca-bencana.

Aksi kemanusiaan Polres Tapanuli Tengah tersebut mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat setempat. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan penuh kebersamaan, mencerminkan sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat.

Pewarta: Arzaq Khair

Editor: Media Krimsus86.com

Pos terkait