Krimsus86.com, Tapanuli Tengah — Kepolisian Sektor Pandan berhasil memediasi dan menuntaskan perselisihan yang melibatkan sejumlah siswa salah satu SMK swasta di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah. Proses penyelesaian dilaksanakan melalui mediasi terbuka di Mapolsek Pandan pada Jumat, 27 Februari 2026.
Kapolsek Pandan, IPTU Zul Efendi, menyampaikan bahwa pihak kepolisian secara khusus menghadirkan orang tua/wali murid serta perwakilan sekolah guna memastikan penyelesaian dilakukan secara komprehensif dan bertanggung jawab.
“Kami sengaja menghadirkan orang tua agar muncul komitmen moral yang kuat. Di hadapan orang tua mereka, para siswa berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa dan sepakat untuk saling memaafkan,” ujar Kapolsek.
Berdasarkan hasil klarifikasi terhadap siswa yang terlibat, insiden tersebut bermula dari kesalahpahaman pribadi antara dua siswa berinisial FJ dan HS. Perselisihan kemudian meluas akibat keterlibatan rekan-rekan dari kedua belah pihak yang dilandasi solidaritas yang keliru, hingga terjadi aksi saling pukul.
Menanggapi kejadian tersebut, personel Polsek Pandan bergerak cepat mengamankan situasi guna mencegah eskalasi konflik yang lebih luas. Beberapa siswa dilaporkan mengalami luka ringan, namun situasi dapat segera dikendalikan.
Mediasi dipimpin langsung oleh Kapolsek Pandan didampingi Kanit Reskrim AIPTU M. Emil Lumbantobing serta Bhabinkamtibmas AIPDA Marhaman Sianturi. Sebanyak 12 siswa yang terlibat menyepakati beberapa poin kesepakatan sebagai berikut:
Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan tanpa tuntutan hukum di kemudian hari.
Para siswa berkomitmen tidak akan mengulangi tindakan anarkis yang merugikan diri sendiri maupun mencoreng nama baik sekolah.
Prosesi mediasi diakhiri dengan saling bersalam-salaman dan dokumentasi bersama sebagai simbol berakhirnya perselisihan.
Kapolsek Pandan mengimbau seluruh pihak, khususnya kalangan pelajar, agar mengedepankan komunikasi dan penyelesaian secara damai apabila terjadi permasalahan. Pihak kepolisian juga mengajak sekolah serta orang tua untuk terus meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap para siswa guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
Polsek Pandan menegaskan komitmennya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan, agar tetap aman dan kondusif.(Arzaq Khair//red)






