Krimsus86.com, Indramayu, Senin 16 Februari 2026 – Pemerintah Desa Santing, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, secara resmi melaksanakan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kuwu periode 2026–2034, bertempat di Balai Desa Santing mulai pukul 09.30 WIB.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Nomor 400.10.2.4/167/Pemdes, sekaligus menandai berakhirnya masa jabatan Hj. Sairoh (2018–2026) dan dimulainya kepemimpinan Kuwu terpilih, H. Tarman, untuk periode 2026–2034.
Transisi Kepemimpinan dan Harapan Baru
Prosesi sertijab berlangsung khidmat dan penuh haru. Selain menjadi momen perpisahan dengan kuwu sebelumnya, kegiatan ini juga menjadi awal perjalanan baru bagi Desa Santing dalam melanjutkan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Camat Losarang, Encep Ria Setiadi, menyampaikan harapan agar Desa Santing terus maju sesuai dengan visi dan misi yang telah dicanangkan.
“Ini menjadi PR besar bagi Pak Haji untuk membawa Desa Santing sesuai visi ‘Santing Asih’. Dengan kondisi anggaran dana desa yang berbeda dari sebelumnya, diperlukan inovasi dan terobosan agar pembangunan tetap berjalan optimal,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa serah terima memori jabatan menjadi batas resmi peralihan tanggung jawab pembangunan desa kepada kuwu yang baru.
Komitmen Kuwu Terpilih
Dalam sambutannya, H. Tarman menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Santing atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Hj. Sairoh atas dedikasinya dalam membangun Desa Santing. Saya juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah mempercayai saya. Saya tidak akan bisa bekerja dengan baik tanpa dukungan semua pihak,” ujarnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan meninggalkan perbedaan pasca kontestasi pemilihan.
“Kompetisi sudah selesai. Mari kita bersama-sama menyukseskan visi ‘Santing Asih – Agamis, Sejahtera, Indah, dan Harmonis’,” tegasnya.
Dukungan dari Kuwu Sebelumnya
Pada kesempatan yang sama, Hj. Sairoh menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama masa jabatannya serta menyatakan komitmennya untuk tetap mendukung pembangunan Desa Santing ke depan.
Dengan berakhirnya prosesi Sertijab, maka berakhir pula masa transisi kepemimpinan di Desa Santing. Tantangan ke depan, mulai dari penguatan ketahanan pangan, digitalisasi desa, hingga pembangunan infrastruktur, menjadi agenda strategis yang menanti realisasi kepemimpinan baru.
Pemerintah Desa Santing berharap, di bawah kepemimpinan H. Tarman, seluruh program pembangunan dapat berjalan efektif, partisipatif, dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat.
Sumber: Krimsus86.com
Wardono HS, S.E – Korwil Jawa Barat






