Seorang Pria di Baturaja Fadly Tewas ditempat Setelah dilumpuhkan petugas polisi Saat Hendak Ditangkap Polisi   

Seorang Pria di Baturaja Fadly Tewas ditempat Setelah dilumpuhkan petugas polisi Saat Hendak Ditangkap Polisi 

 

Berita Lainnya

Krimsus86.com – OKU,  Selasa, 28 Oktober 2025 – Seorang pria bernama Padly meninggal dunia setelah dilumpuhkan petugas kepolisian dari Polres Ogan Komering Ulu (OKU) saat hendak ditangkap di Jalan A. Yani Km 8, Kelurahan Kemelak Bindung Langit, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU, pada Selasa pagi.

 

Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo menjelaskan bahwa sebelum kejadian, pelaku terekam kamera CCTV melakukan perusakan terhadap dua pos lalu lintas, yakni pos di depan Ramayana dan pos di Simpang Unbara, sekitar pukul 02.15 WIB.
Dalam rekaman CCTV dan sistem ETLE, terlihat pelaku datang seorang diri menggunakan sepeda motor berpelat BG 6560 RC, lalu melemparkan batu hingga menyebabkan kaca pos lantas pecah.

 

Menindaklanjuti hal tersebut, tim gabungan Satreskrim Polres OKU melakukan upaya penangkapan terhadap pelaku sekitar pukul 08.00 WIB. Namun, saat akan diamankan, pelaku diduga mengancam petugas dengan senjata tajam dan mencoba melemparkan benda hitam ke arah polisi.

 

“Anggota sudah memberikan beberapa kali tembakan peringatan ke udara sambil mundur, namun pelaku terus mendekat sambil mengancam akan meledakkan petugas. Karena situasi sangat membahayakan, anggota akhirnya melakukan tindakan tegas dan terukur,” ujar AKBP Endro Aribowo dalam keterangannya.

 

Dua tembakan mengenai bahu dan perut pelaku, menyebabkan Padly roboh dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah kemudian dibawa ke rumah sakit untuk keperluan identifikasi dan visum.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi menemukan bukti unggahan di media sosial milik pelaku yang menunjukkan adanya ungkapan kebencian terhadap institusi Polri, termasuk ancaman terhadap anggota kepolisian.

Kapolres menegaskan bahwa tindakan petugas dilakukan sesuai prosedur karena pelaku dianggap mengancam keselamatan jiwa anggota dan masyarakat di sekitar lokasi kejadian.

“Polres OKU akan tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan seluruh kronologi kejadian secara objektif dan transparan,” tambahnya.(Samsun//red)

Pos terkait