PW FRIC Bogor Raya Tekankan Pentingnya Integritas Pemimpin Dinas dan Pengawasan Proyek Vital

Krimsus86.com Bogor, 9 April 2026 — Persatuan Wartawan Fast Respon Indonesia Center (PW FRIC) Bogor Raya kembali menegaskan komitmennya sebagai kontrol sosial yang kritis, objektif, dan konstruktif dalam mengawal jalannya pembangunan di wilayah Bogor Raya.

Ketua PW FRIC Bogor Raya, Agus Salim, menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau kebijakan serta implementasi program pembangunan, khususnya pada sektor infrastruktur yang menyangkut kepentingan publik secara luas.

Berita Lainnya

“Kami hadir sebagai kontrol sosial. Saat ini Bogor membutuhkan pemimpin dinas yang berintegritas tinggi, berani mengambil keputusan, dan tegas dalam bertindak,” ujar Agus Salim, Kamis (09/04/2026).

Soroti Persoalan Proyek Infrastruktur Vital

PW FRIC Bogor Raya menyoroti sejumlah persoalan krusial dalam pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur vital, mulai dari kualitas pekerjaan, ketepatan waktu penyelesaian, hingga penggunaan anggaran.

Menurut Agus Salim, munculnya pertanyaan dan keresahan di tengah masyarakat terhadap proyek-proyek strategis menjadi indikator adanya kelemahan dalam pelaksanaan maupun pengawasan.

“Ketika proyek vital menimbulkan pertanyaan besar di masyarakat, itu menandakan ada sesuatu yang belum maksimal. Kami memastikan pemerintah memberikan jawaban yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa setiap anggaran yang digunakan merupakan uang rakyat yang harus memberikan manfaat maksimal, bukan justru menimbulkan persoalan baru atau membebani daerah.

Pengawasan Kontraktor Jadi Kunci Keberhasilan

Dalam pernyataannya, PW FRIC Bogor Raya juga menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap manajemen kontraktor sebagai faktor utama keberhasilan proyek.

Agus Salim menilai, banyak permasalahan proyek terjadi akibat lemahnya pengawasan dan tidak tegasnya tindakan terhadap pelanggaran kontrak di lapangan.

“Pejabat dinas harus berani menegur, meminta pertanggungjawaban, bahkan memberi sanksi kepada kontraktor yang tidak sesuai kesepakatan. Pemerintah tidak boleh hanya menjadi penonton,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa integritas pemimpin dinas tercermin dari keberanian dalam menjaga kualitas pekerjaan sesuai standar teknis yang telah ditetapkan.

Dorongan Profesionalisme dan Perbaikan Kinerja

PW FRIC Bogor Raya menegaskan bahwa fungsi kontrol sosial yang dilakukan bukan untuk mencari kesalahan, melainkan mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

“Bogor membutuhkan pemimpin dinas yang turun langsung ke lapangan, memahami teknis pekerjaan, dan berani mengambil sikap tegas. Integritas adalah harga mati,” tambah Agus Salim.

Melalui pernyataan ini, PW FRIC Bogor Raya mengajak seluruh jajaran pemerintah di Kota dan Kabupaten Bogor untuk bekerja secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab demi kepentingan masyarakat.

PW FRIC Bogor Raya juga menyatakan akan terus menjalankan perannya sebagai jembatan informasi yang akurat dan berimbang antara pemerintah dan masyarakat, serta aktif mengawal setiap dinamika pembangunan di daerah.

SUMBER: PW FRIC BOGOR RAYA

PEWARTA: DEDI SUPIANDI (KORLIPNAS MEDIA KRIMSUS86.COM)

 

 

Pos terkait