Puluhan Pelajar Dipulangkan Usai Diamankan Terkait Rencana Aksi Anarkis

Krimsus86.com/Indramayu, 03 September 2025 –

Suasana haru tak terbendung di halaman Mapolres Indramayu pada Rabu pagi. Puluhan orang tua tampak bergegas menghampiri anak-anak mereka yang sejak Senin (1/9/2025) lalu diamankan polisi karena diduga terlibat dalam rencana aksi anarkis. Isak tangis terdengar saat para pelajar itu satu per satu dipulangkan ke pangkuan keluarga.

Berita Lainnya

Seorang ibu terlihat tak kuasa menahan air mata saat memeluk putranya yang baru keluar dari ruang pemeriksaan. Beberapa orang tua bahkan menangis sambil berlutut, bersyukur karena anak-anak mereka masih diberikan kesempatan untuk kembali ke rumah.

Penyerahan para pelajar tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Indramayu, Kompol Tahir Muhiddin, S.E., S.I.K., M.M., CPHR., mewakili Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K. Turut hadir para guru, lurah, serta perangkat desa yang ikut mendampingi proses penyerahan.

Dalam sambutannya, Kompol Tahir mengingatkan bahwa peristiwa ini harus menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak.

> “Anak-anak ini masih muda, masa depan mereka masih panjang. Jangan sampai terjerumus pada tindakan kriminal yang bisa merusak masa depan mereka sendiri,” ucapnya dengan nada tegas namun penuh keprihatinan.

 

Ia menekankan pentingnya pengawasan dari orang tua, guru, dan aparat desa. Menurutnya, lemahnya kontrol membuat para pelajar mudah diprovokasi kelompok yang tidak bertanggung jawab.

> “Ketika anak izin sekolah, pastikan benar-benar sampai di sekolah. Pengawasan ini penting agar mereka tidak salah langkah,” tegasnya.

 

Kompol Tahir juga menjelaskan bahwa kelompok yang diamankan diduga tengah merencanakan aksi berbahaya dengan membawa bom molotov, minuman keras, hingga benang layangan untuk melukai petugas. Beruntung, rencana itu berhasil digagalkan jajaran Polres Indramayu.

> “Bayangkan jika aksi anarkis ini benar terjadi, pasti akan ada korban jiwa maupun kerusakan. Alhamdulillah, dengan izin Allah, hal itu bisa dicegah,” ungkapnya dengan penuh syukur.

 

Polres Indramayu mengembalikan para remaja kepada orang tua mereka, dengan syarat adanya surat pernyataan agar kejadian serupa tak terulang. Para orang tua berjanji untuk lebih ketat mengawasi pergaulan anak-anak mereka.

Sebelum mengakhiri arahannya, Kompol Tahir mengajak seluruh masyarakat bergandeng tangan menjaga keamanan wilayah.

> “Indramayu ini rumah kita bersama. Jangan sampai kita sendiri yang merusaknya. Mari kita jaga agar tetap aman, damai, dan sejahtera,” pungkasnya.

 

Suasana haru itu seakan menjadi pengingat bahwa di balik setiap kasus, ada keluarga yang berdoa dan berharap. Hari itu, Mapolres Indramayu menjadi saksi pertemuan kembali antara orang tua dan anak-anak mereka – sebuah momen yang sarat pelajaran, sekaligus harapan untuk masa depan yang lebih baik

Pos terkait