POLRES NIAS SELATAN GELAR APEL PASUKAN OPERASI KETUPAT TOBA 2026, PASTIKAN MUDIK LEBARAN AMAN DAN NYAMAN

Krimsus86.com Teluk Dalam – Kepolisian Resor (Polres) Nias Selatan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Toba – 2026” di halaman Mapolres Nias Selatan, Kamis sore (12/03/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan pengamanan menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah hukum Polres Nias Selatan.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Nias Selatan AKBP Ferry Mulyana Sunarya, S.I.K., M.H.. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan personel serta kelengkapan sarana dan prasarana dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama masa mudik dan perayaan Lebaran.

Berita Lainnya

Kegiatan apel turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta perwakilan instansi terkait, di antaranya perwakilan Basarnas Antonius Telaumbanua, perwakilan Bupati Nias Selatan dan Satpol PP Dionisius Wau, S.E., M.M., perwakilan Kesyahbandaran Harryson Sianturi, Kepala BPBD Nias Selatan Arozatulo Maduwu, S.Pd., perwakilan Kejaksaan Yasen Notatema Zebua, S.H., Danramil Teluk Dalam Mayor Yustinus Waruwu, perwakilan Danlanal Nias Mayor Laut (Pm) Efendi Samosir, perwakilan BPTD Steven, perwakilan Dinas Perhubungan Edisana Duha, perwakilan Jasa Raharja Nias Selatan Soniman, Kepala Kantor Kementerian Agama Fadlin Gea, S.Pd., serta para Pejabat Utama (PJU) Polres Nias Selatan dan para Kapolsek jajaran.

Dalam amanat Kapolri yang dibacakan oleh pimpinan apel, ditekankan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 mengedepankan sinergitas lintas sektoral guna memastikan keamanan, ketertiban, serta kelancaran aktivitas masyarakat selama periode Idul Fitri.

Selain itu, disampaikan pula bahwa meskipun situasi global saat ini diwarnai eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada fluktuasi ekonomi, Polri tetap berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di dalam negeri. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan panic buying terhadap kebutuhan pokok maupun bahan bakar minyak (BBM), karena stok nasional dilaporkan dalam kondisi mencukupi.

Operasi “Ketupat Toba – 2026” akan berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Berdasarkan hasil pemetaan kerawanan, fokus pengamanan akan diarahkan pada sejumlah objek vital seperti masjid, lokasi pelaksanaan Shalat Idul Fitri, pusat perbelanjaan, serta titik transportasi utama termasuk pelabuhan.

Melalui optimalisasi layanan Kepolisian 110 serta penempatan personel di berbagai titik rawan, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 H dengan aman, nyaman, dan penuh kedamaian.

(Arzaq Khair)

Pos terkait