Krimsus86.com, Morowali Utara — Dalam rangka menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas menjelang libur panjang mudik Lebaran 2026, Polres Morowali Utara melalui Satuan Tugas Operasi Ketupat Tinombala 2026 melaksanakan kegiatan ramp check terhadap bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan kendaraan angkutan umum lainnya.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (14/03/2026) di Jalan Trans Sulawesi, Desa Beteleme, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara, tepatnya di depan Pos Terpadu Beteleme Operasi Ketupat 2026 yang berlokasi sekitar 50 meter dari PO Bus Adhi Putra.
Ramp check dilakukan sebagai upaya preventif untuk menekan potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas, khususnya di jalur lintas Trans Sulawesi yang menjadi salah satu jalur utama mobilitas masyarakat.
Pemeriksaan difokuskan pada kondisi fisik dan teknis kendaraan serta kelengkapan administrasi pengemudi maupun armada. Petugas gabungan dari Satlantas Polres Morowali Utara dan Dinas Perhubungan melakukan pengecekan terhadap sejumlah komponen penting kendaraan seperti fungsi rem, lampu penerangan, kondisi ban, klakson, serta alat keselamatan lainnya.
Selain itu, petugas juga memeriksa kelengkapan dokumen kendaraan dan pengemudi, di antaranya Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), serta dokumen pendukung lainnya yang wajib dimiliki oleh kendaraan angkutan umum.
Kapolres Morowali Utara, AKBP Reza Khomeini, S.I.K., membenarkan pelaksanaan kegiatan tersebut dan menjelaskan bahwa ramp check merupakan langkah rutin yang dilakukan untuk memastikan setiap kendaraan angkutan umum dalam kondisi laik jalan sebelum beroperasi.
“Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, aman, nyaman, serta memenuhi standar peraturan yang berlaku sebelum beroperasi di jalan raya,” ujar AKBP Reza Khomeini.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi preemtif dan preventif dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Tinombala 2026.
“Ini merupakan langkah preemtif dan preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatkan kesadaran pengemudi angkutan umum terhadap pentingnya keselamatan berkendara menjelang libur panjang mudik Lebaran. Kegiatan serupa juga akan terus dilakukan, termasuk saat arus balik nanti,” ungkap Kapolres Morowali Utara.
Selain melakukan pemeriksaan kendaraan, personel juga memberikan imbauan secara langsung kepada para pengemudi agar selalu mematuhi rambu lalu lintas, tidak berkendara secara ugal-ugalan, serta tidak memarkir kendaraan sembarangan yang dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Para pengemudi juga diingatkan agar tidak memaksakan diri mengemudi dalam kondisi lelah, mengantuk, atau berada di bawah pengaruh minuman keras maupun zat terlarang. Apabila merasa kelelahan, pengemudi disarankan untuk beristirahat di tempat yang aman atau melakukan pergantian dengan sopir cadangan guna mencegah terjadinya kecelakaan fatal.
Pada kesempatan yang sama, petugas juga melaksanakan pemeriksaan tes urine kepada seluruh sopir bus AKAP guna mengantisipasi adanya pengemudi yang berkendara di bawah pengaruh narkotika atau obat-obatan terlarang.
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan, seluruh sopir bus yang menjalani tes urine dinyatakan negatif dari penggunaan narkoba.
“Hasil pemeriksaan narkoba kepada para sopir bus AKAP, alhamdulillah semuanya negatif,” ujar Kapolres.
Operasi Ketupat Tinombala 2026 sendiri dilaksanakan selama 13 hari, terhitung mulai tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Melalui pelaksanaan operasi ini, Polres Morowali Utara berharap dapat menciptakan situasi mudik yang aman, tertib, dan lancar dengan mengusung tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”
Pewarta: Nofli
Editor: Media Krimsus86.com






