Polres Lampung Selatan Matangkan Persiapan Ops Ketupat Krakatau 2026, Antisipasi Puncak Arus Balik Lebaran

Krimsus86.com, Lampung Selatan, 12 Februari 2026 – Polres Lampung Selatan menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 di Aula Raden Intan Polres Lampung Selatan, Kamis (12/2/2026).

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh unsur Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, TNI, instansi vertikal, pengelola transportasi, stakeholder pelabuhan, serta pelaku sektor pariwisata. Kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan langkah dan strategi dalam pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, khususnya di wilayah hukum Polres Lampung Selatan yang menjadi jalur utama perlintasan pemudik melalui Pelabuhan Bakauheni.

Berita Lainnya

Kapolres Lampung Selatan, AKBP Toni Kasmiri, menegaskan bahwa Operasi Ketupat merupakan agenda nasional yang membutuhkan kesiapsiagaan dan sinergi seluruh pihak.

“Terdapat tiga klaster utama yang harus kita antisipasi bersama, yakni arus mudik dan arus balik, perayaan serta ibadah Idulfitri, dan libur wisata Lebaran. Seluruhnya memerlukan sinergi, kesamaan persepsi, serta mengesampingkan ego sektoral demi kepentingan masyarakat luas,” ujar Kapolres.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dengan pengelola tempat wisata terkait pengaturan jam operasional, kewaspadaan terhadap cuaca pancaroba, serta antisipasi potensi balap liar yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sebagai bagian dari pelayanan publik, Polres Lampung Selatan juga menyiapkan fasilitas penitipan kendaraan bagi masyarakat selama periode Lebaran serta berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk menyiapkan dukungan ruang mini ICU dalam menghadapi kondisi darurat.

Dari sisi pengamanan, jumlah personel yang akan diterjunkan direncanakan meningkat dari sekitar 285 menjadi kurang lebih 360 personel. Personel tersebut akan ditempatkan di titik-titik strategis, termasuk jalur tol dan arteri, guna mencegah antrean panjang dan memastikan kelancaran arus kendaraan.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Lampung Selatan, Kompol Defrison, memaparkan hasil evaluasi Operasi Ketupat 2025 yang mencatat peningkatan volume penumpang dan kendaraan sebesar 23 hingga 57 persen, disertai kenaikan gangguan kamtibmas dan angka kecelakaan lalu lintas.

Untuk menghadapi Lebaran 2026, disiapkan skema pengendalian arus melalui sistem delay di rest area dan buffer zone, optimalisasi pelabuhan alternatif, serta penerapan kategori situasi hijau, kuning, dan merah berdasarkan tingkat kepadatan arus.

Kepala KSOP Kelas IV Bakauheni, Capt. Suratno, menambahkan bahwa puncak kepadatan arus diprediksi terjadi pada H+6 Lebaran dengan potensi antrean kendaraan mencapai 2 hingga 4 trip sebelum terangkut kapal.

Menurutnya, pengendalian arus sangat bergantung pada kedisiplinan jadwal kapal, optimalisasi dermaga dan kapal berkapasitas besar, serta kesiapan pelabuhan penyangga seperti BBJ, Wika Beton, dan Sumur Makmur Abadi. Kebijakan Work From Anywhere juga dinilai berpotensi memperpanjang periode puncak arus balik.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Kasat Pol PP, Maturidi, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat Krakatau 2026 agar berjalan aman, tertib, dan tidak menimbulkan citra negatif daerah, sekaligus mendukung peningkatan kunjungan wisata selama libur Idulfitri.

Melalui rapat koordinasi ini, seluruh stakeholder diharapkan memiliki langkah konkret dan komitmen bersama guna memastikan pelaksanaan Ops Ketupat Krakatau 2026 di wilayah Lampung Selatan dapat berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

Pewarta: Jun

Editor: Biro Lamsel Media Krimsus86.com

Pos terkait