Krimsus86.com Kalianda, Lampung Selatan – Jajaran Polres Lampung Selatan menunjukkan kepedulian terhadap pelestarian peninggalan bersejarah dan kebersihan lingkungan melalui kegiatan bakti sosial di kawasan eks Kantor Pos Lama Kalianda Bawah, Kecamatan Kalianda, Jumat (13/2/2025).
Kegiatan dimulai sekitar pukul 07.30 WIB dan melibatkan kolaborasi lintas unsur, antara lain personel Polri, mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam Kabupaten Lampung Selatan, petugas Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lampung Selatan, serta partisipasi aktif masyarakat setempat.
Gotong Royong dan Pelestarian Sejarah
Sinergi ini difokuskan tidak hanya pada pembersihan fisik area bangunan lama, tetapi juga sebagai simbol kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan nilai sejarah kawasan yang pernah menjadi pusat pelayanan pos di Kabupaten Lampung Selatan.
Sejumlah personel Polri terlihat turun langsung ke lokasi mengenakan kaos olahraga berwarna kuning, membersihkan rumput liar, menyapu halaman, mengumpulkan sampah organik maupun anorganik, hingga mengangkutnya ke tempat pembuangan. Kegiatan ini berlangsung dengan semangat gotong royong, menunjukkan kerja sama erat antara aparat kepolisian, mahasiswa, dan masyarakat.
Setelah pembersihan selesai sekitar pukul 08.15 WIB, dilakukan pengecekan lokasi untuk memastikan area tertata rapi, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.
Komitmen Polri dalam Pelestarian Lingkungan dan Sejarah
Kapolres Lampung Selatan, AKBP Toni Kasmiri, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri bersama masyarakat terhadap peninggalan bersejarah dan potensi kawasan publik.
“Kegiatan ini merupakan upaya bersama menjaga warisan yang ada agar tetap terawat, bersih, dan dapat dimanfaatkan masyarakat secara positif. Kami ingin menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa lingkungan dan peninggalan sejarah adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan gotong royong seperti ini juga bertujuan mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, serta mendukung terciptanya kawasan yang aman, sehat, dan potensial menjadi destinasi wisata lokal yang nyaman.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 08.30 WIB dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif, menegaskan komitmen bersama dalam menjaga kebersihan sekaligus merawat jejak sejarah di Kalianda.(Juniawan)






