Krimsus86.Com, Bondowoso – Polres Bondowoso kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengungkap sejumlah kasus kriminal menonjol di wilayah hukumnya. Hal tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat (06/03/2026) di Mapolres Bondowoso.
Kegiatan konferensi pers tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., didampingi Kasat Reskrim IPTU Wawan Triono, S.H., M.H., Kasat Resnarkoba, serta Kasi Humas Polres Bondowoso. Dalam kesempatan tersebut, jajaran Polres Bondowoso merilis sejumlah keberhasilan pengungkapan kasus yang meliputi penyelundupan bahan peledak, peredaran narkotika dan obat keras berbahaya, perjudian online, hingga aksi premanisme.
Salah satu kasus yang menjadi perhatian adalah pengungkapan peredaran bahan peledak berupa serbuk petasan seberat kurang lebih 25 kilogram. Tersangka berinisial A, seorang petani asal Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso, berhasil diamankan oleh tim Resmob Satreskrim saat hendak mengantarkan barang tersebut di pinggir jalan raya wilayah Kecamatan Grujugan.
Berdasarkan hasil penyelidikan, tersangka diketahui memesan serbuk petasan tersebut dari wilayah Probolinggo untuk kemudian diedarkan kembali di wilayah Bondowoso. Mengingat potensi bahaya yang sangat besar, barang bukti tersebut telah dimusnahkan oleh petugas kepolisian bersama tim Brimob pada Selasa (03/03/2026).
Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 306 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun.
Selain itu, Satresnarkoba Polres Bondowoso juga berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika dan obat keras berbahaya lintas wilayah. Dari tiga kasus berbeda, petugas berhasil mengamankan tiga orang tersangka beserta barang bukti berupa sabu seberat 2,77 gram serta 4.151 butir pil logo Y.
Dari hasil pemeriksaan sementara, para tersangka diketahui memperoleh barang tersebut dari wilayah Jember dan Situbondo untuk kemudian diedarkan secara eceran di wilayah Kabupaten Bondowoso.
Tidak hanya itu, jajaran kepolisian juga berhasil mengungkap kasus perjudian online yang dinilai semakin meresahkan masyarakat. Dua tersangka berinisial MI dan AM diamankan karena terlibat aktivitas perjudian melalui sejumlah situs daring.
Dalam operasi yang sama, petugas juga mengamankan seorang penjual minuman keras berinisial SFW di wilayah Kelurahan Dabasah yang kedapatan menyediakan puluhan botol minuman keras jenis arak.
Sementara itu, kasus premanisme juga berhasil diungkap setelah dua tersangka berinisial S dan T diamankan di wilayah Kecamatan Jambesari. Kedua pelaku diketahui melakukan pengancaman terhadap warga menggunakan senjata tajam saat berada dalam pengaruh minuman keras.
Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo menegaskan bahwa Polres Bondowoso akan terus bertindak tegas terhadap segala bentuk tindak kriminal yang meresahkan masyarakat.
“Pengungkapan ini merupakan bukti komitmen Polres Bondowoso dalam menjaga keamanan wilayah. Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan, baik peredaran narkoba, perjudian, premanisme maupun kepemilikan bahan peledak ilegal yang sangat membahayakan masyarakat,” tegasnya.
Menjelang bulan suci Ramadan, Polres Bondowoso juga meningkatkan upaya pemberantasan berbagai penyakit masyarakat guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.
“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan ibadah dengan aman dan nyaman. Oleh karena itu, setiap pelanggaran hukum akan kami tindak secara tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tambah Kapolres.
Kapolres juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi kepada pihak kepolisian sehingga sejumlah kasus tersebut dapat berhasil diungkap. Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Bondowoso.
Saat ini seluruh tersangka telah diamankan di Mapolres Bondowoso untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polres Bondowoso juga akan terus melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam berbagai tindak kejahatan tersebut.
Sumber: Media Group DPP FRIC






