KRIMSUS86.COM,Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Polda Metro Jaya ke-76, Polda Metro Jaya menggelar rangkaian kegiatan yang melibatkan langsung partisipasi masyarakat melalui lomba dan pemberian apresiasi Kampung Tangguh Anti Narkoba, pada Rabu, 17 Desember 2025. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah nyata dalam memperkuat hubungan kepolisian dengan masyarakat melalui pendekatan community policing.
Peringatan HUT Polda Metro Jaya ke-76 menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan kepolisian dengan Asta Cita, visi besar Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Wadir Reserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Dr. Dedy Anung, S.I.K., M.Si, Kabag Wassidik Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Dr. Apollo Sinambela, M.Si, Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Prasetyo Noegroho, S.I.K., M.M., M.H, Kapolsek Cilandak Kompol Febriman Sarlase, S.E, Camat Cilandak Teguh Arifiyanto, A.P., M.Si, Pimpinan Museum Layang-layang Indonesia Endang Ernawati, Ketua Umum DPP FRIC Dian Surahman, serta tamu undangan lainnya.
Program Kampung Tangguh Anti Narkoba merupakan salah satu program unggulan dalam kerangka “Jaga Jakarta”, yang bertujuan memutus mata rantai peredaran gelap narkoba di wilayah rawan atau zona merah.
Program ini memiliki sejumlah ciri khas, antara lain:
Sosialisasi masif kepada remaja dan orang tua tentang bahaya narkoba;
Pembentukan posko terpadu di lingkungan pemukiman yang dijaga oleh warga dan petugas untuk memantau aktivitas mencurigakan;
Pelatihan keterampilan bagi mantan pengguna dan warga setempat agar memiliki kegiatan produktif;
Penerapan rehabilitasi berbasis masyarakat tanpa stigma negatif.
Dalam acara seremonial, Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ahmad David, S.I.K., M.H, yang diwakili oleh Wadir Reserse Narkoba AKBP Dr. Dedy Anung, S.I.K., M.Si, menyerahkan hadiah secara simbolis kepada para pemenang lomba Kampung Tangguh Anti Narkoba sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam mendukung pemberantasan narkoba.
Program “Jaga Jakarta” yang diinisiasi oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si merupakan strategi komprehensif dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) berbasis komunitas. Program ini menitikberatkan pada dua pilar utama, yakni Jaga Warga dan Jaga Lingkungan, yang diwujudkan melalui berbagai aksi nyata, termasuk Kampung Tangguh Anti Narkoba.
Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Prasetyo Noegroho, S.I.K., M.M., M.H, menyampaikan bahwa keberhasilan Kelurahan Pondok Labu, Jakarta Selatan, yang meraih Juara 1 Lomba Kampung Tangguh Anti Narkoba, tidak terlepas dari peran aktif dan kerja keras masyarakat setempat.
“Pertama kami ucapkan rasa syukur, berkat kerja keras masyarakat dan jajaran Polrestro Jakarta Selatan, Kelurahan Pondok Labu berhasil meraih Juara 1 pada Lomba Kampung Tangguh Anti Narkoba,” ujar Prasetyo.
Ia juga mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat warga berpuas diri.
“Saya harap prestasi ini menjadi motivasi bagi kampung tangguh lainnya di wilayah Jakarta Selatan untuk terus meningkatkan penyuluhan dan pencegahan narkoba di lingkungannya masing-masing,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP FRIC, H. Dian Surahman, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan dukungannya terhadap upaya pemberantasan narkoba yang dilakukan Polda Metro Jaya.
“Kami sangat mendukung penuh upaya pemberantasan narkoba dan mengapresiasi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si., beserta jajaran Direktorat Reserse Narkoba yang terus bekerja tanpa henti menjaga Jakarta,” pungkasnya.
Pewarta: J. Hardi
Divisi: HUMED DPP FRIC






