Krimsus86.com, SINTANG, Kalimantan Barat – 24 Januari 2026
PT Pertamina menyatakan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan Agen Penyalur Minyak Swasta (APMS) di Kabupaten Sintang berjalan normal dan dalam kondisi aman.
Mengutip keterangan resmi yang dilansir ANTARA News, Pertamina memastikan ketersediaan BBM jenis Pertalite dan Solar mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Rata-rata penyaluran BBM disebut berlangsung stabil, sementara stok di Fuel Terminal (FT) atau Depot Pertamina Sintang dinyatakan berada pada level aman dengan ketahanan stok yang memadai.
Namun demikian, kondisi di lapangan menunjukkan adanya perbedaan informasi. CV Munaya Daimian selaku pengelola APMS di Desa Simba Raya mengaku mengalami kekosongan pasokan BBM sejak awal Januari 2026 sehingga aktivitas operasional tidak dapat berjalan secara optimal.
Pengelola APMS Simba Raya, Rudi Syahbudin, menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima pasokan meskipun telah melakukan pemesanan sejak awal bulan.
“Informasi yang kami terima, persediaan BBM di Depot Pertamina Sintang kosong. Kami sudah melakukan pemesanan sejak awal bulan, tetapi Delivery Order (DO) belum juga diterbitkan,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Perbedaan antara pernyataan resmi Pertamina dan kondisi yang dialami APMS tersebut memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat, khususnya terkait mekanisme distribusi BBM ke wilayah pedesaan dan daerah penyangga. Sorotan juga muncul setelah terlihat adanya drum penampungan BBM di sekitar area APMS, yang menimbulkan spekulasi mengenai kendala distribusi maupun tata kelola penyaluran.
Berdasarkan data kuota resmi, APMS CV Munaya Daimian tercatat memiliki alokasi Solar sebesar 85.000 kiloliter dan Pertalite sebesar 50 kiloliter. Dengan kuota tersebut, kebutuhan BBM masyarakat setempat seharusnya dapat terpenuhi apabila distribusi berjalan sesuai ketentuan.
Hingga berita ini diterbitkan, PT Pertamina belum memberikan klarifikasi lanjutan terkait perbedaan informasi antara pernyataan resmi perusahaan dan kondisi di APMS Simba Raya. Redaksi akan terus memantau perkembangan dan membuka ruang konfirmasi dari seluruh pihak terkait guna menjaga prinsip keberimbangan dan akurasi pemberitaan.
Reporter: (DC) Sintang
Editor: Tim Redaksi krimsus86.com






