Krimsus86.com, Tapanuli Tengah – Dalam rangka memperkuat sinergitas dan koordinasi antara TNI dan Polri, Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Muhammad Alan Haikel, S.K.M., S.I.K., M.I.K., melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Satuan Radar (Satradar) 103 Sibolga, Senin (26/1/2026).
Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 10.13 WIB tersebut disambut langsung oleh Komandan Satradar 103 Sibolga, Letkol Lek Heri Nugroho, S.T., M.Hum., bersama jajaran pejabat utama Satradar, bertempat di Jalan CR. GM Panggabean, Kecamatan Pandan.
Dalam pertemuan itu, Kapolres Tapanuli Tengah menyampaikan apresiasi atas hubungan kerja sama dan kolaborasi yang selama ini telah terjalin baik antara Polres Tapteng dan Satradar 103 Sibolga, baik dalam kegiatan upacara maupun pelaksanaan tugas operasional di lapangan.
“Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk menjaga dan mempererat keharmonisan hubungan antara Polres Tapanuli Tengah dengan Satradar 103 Sibolga. Kami berharap kerja sama di bidang pengamanan serta komunikasi lintas institusi dapat terus ditingkatkan ke depannya,” ujar AKBP Muhammad Alan Haikel.
Sementara itu, Dansat Radar 103 Sibolga Letkol Lek Heri Nugroho, S.T., M.Hum., menyambut baik kunjungan silaturahmi tersebut. Ia menegaskan pentingnya peran strategis Satradar 103 dalam menjaga dan memantau kedaulatan wilayah udara, khususnya di wilayah Sumatera bagian Barat.
“Satradar 103 Sibolga melaksanakan tugas selama 24 jam untuk mendeteksi dan mengidentifikasi setiap pergerakan pesawat di wilayah udara. Selain tugas pertahanan, kami juga siap membantu masyarakat Tapanuli Tengah dalam penanggulangan bencana alam seperti banjir dan longsor melalui sarana dan prasarana yang kami miliki,” jelasnya.
Kegiatan silaturahmi tersebut turut dihadiri oleh pejabat utama dari kedua instansi, di antaranya Kabag Ops Polres Tapteng Kompol Daniel P. Sinaga, Kasat Reskrim IPTU Dian A.P., serta Kadis Ops Satradar 103 Mayor Lek Slamat Hartono.
Kunjungan ini diharapkan semakin memperkokoh sinergitas TNI–Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Tapanuli Tengah dan sekitarnya.
Penulis: Arzaq Khair
Kaperwil






