Krimsus86.com/Jakarta._
Indonesia kembali mencatat prestasi di kancah internasional. Tim periset Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang menjadi host Research Knowledge and Innovation (RKI) berhasil mempresentasikan produk riset unggulannya di hadapan 600 peserta rapat Uni Eropa di Gedung Parlemen, Strasbourg, Prancis.
Ketua RKI, Prof. Dr. Deni Darmawan, S.Pd., M.Si., M.Ikom., MCE., yang juga tercatat sebagai salah satu anggota dewan direktur Orbicom UNESCO, memimpin presentasi monumental tersebut. Produk riset yang diperkenalkan, yakni VCDLN Learning, telah digunakan oleh hampir 88.000 pengguna serta didukung oleh 435 pengembang dari Eropa, Asia, hingga Kanada.
Pencapaian ini menjadi bukti kontribusi nyata akademisi Indonesia dalam menghadirkan solusi global berbasis teknologi pendidikan. UNESCO memberikan apresiasi sekaligus dukungan agar VCDLN Learning dapat dikembangkan menjadi lembaga profesional yang mampu menyediakan layanan sertifikasi dan publikasi karya bagi para anggotanya.
Harapannya, inovasi ini tidak hanya bermanfaat di kawasan Eropa, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan negara-negara di Asia, Afrika, Amerika Latin, hingga wilayah yang tengah menghadapi kondisi darurat. Keberadaan peta jalan (roadmap) yang jelas turut memperkuat kepercayaan berbagai organisasi dunia, termasuk Orbicom UNESCO, IFERP, dan ICMETT.
Prof. Deni Darmawan menyampaikan terima kasih kepada mitra RKI, yaitu Universitas Negeri Malang (UM) yang diwakili oleh Ence Surahman, Ph.D., serta Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang diwakili oleh Dr. Cecep Kustandi. Kolaborasi lintas kampus ini, menurutnya, menjadi fondasi penting bagi penguatan inovasi pendidikan Indonesia di panggung dunia.






