Krimsus86.com – Informasi miring bahwa jajaran Polres Aceh Tenggara di anggap tidak serius melakukan Penegakan Hukum terhadap para pelaku yang menyelewengkan Pupuk Urea Bersubsidi di wilayah Aceh Tenggara.
Penyelewengan Pupuk Urea bersubsidi di Kecamatan Lawe Sigala-gala diduga pelaku adalah salah satu anak dari mantan Anggota DPRK Agara dengan barang bukti 1 buah mobil Innova Pick Up bermuatan 80 zak pupuk urea seharusnya jatah kelompok tani Kecamatan Babul Makmur dijual kewilayah kecamatan Lawe Sigala-gala dan 3 pelaku.
Kasus penyelewengan Pupuk Urea bersubsidi terkesan tidak ditindak lanjuti dimana para pelaku tidak di tahan sedangkan barang bukti berupa sebuah mobil Kijang Inova Pick Up tidak ada lagi di Polres.
Sedangkan Kepala Desa Pardomuan 1 Kecamatan Babul Makmur (RN) yang masih aktif membawa Pupuk Urea bersubsidi ke seberang Tanah Karo/Sumatera Utara yang bukan wilayahnya telah ter tangkap namun tidak ada di Pokres
Ada dugaan bahwa para pekaku.tangkap lepas oleh jajaran Polrea Agara atas nama (AH)Cs. Yang di ketahui telah tertangkap di kecamatan Lawe Sigala-gala.
Jurnalis : Arahim J






