Pemerintah Kota Bandung dan TNI-Polri Perkuat Kolaborasi Jaga Kondusivitas Kota

Pemerintah Kota Bandung dan TNI-Polri Perkuat Kolaborasi Jaga Kondusivitas Kota

 

Berita Lainnya

Krimsus86.com – Bandung, 27 November 2025 — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama TNI-Polri, organisasi masyarakat (ormas), komunitas motor, mahasiswa, serta berbagai elemen masyarakat berkomitmen memperkuat komunikasi dan kolaborasi demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Kota Bandung.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan silaturahmi yang digelar Kodim 0618/Kota Bandung pada Rabu (26/11/2025), sebagai upaya menjaga ruang sosial tetap kondusif melalui dialog konstruktif dan sinergi antarpihak.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa kebebasan berserikat, berkumpul, dan berpendapat merupakan hak warga yang dijamin oleh Undang-Undang. Namun, ia menekankan perlunya menjaga ruang kebebasan tersebut tetap aman melalui komunikasi yang baik.

“Kita berkumpul di sini sebagai bentuk komitmen dari pemerintah dan negara bahwa hak kita untuk berserikat, berkumpul, berpendapat dijamin oleh Undang-Undang Dasar,” ujar Farhan.

“Kota Bandung terbukti kondusif karena urang sering komunikasi lewat berbagai macam channel. Ku ngobrol mah insyaallah,” tambahnya.

Farhan juga mengapresiasi kehadiran para tokoh senior organisasi masyarakat yang dinilai mampu menjadi jembatan komunikasi serta pembina bagi generasi muda.

“Ini bisa menjadi saluran komunikasi baik secara sosial maupun politik. Bandung ini kota yang sangat beragam. Dialog seperti ini sangat diperlukan,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0618/Kota Bandung, Kolonel Inf Robil Syaifullah, menegaskan bahwa menjaga kondusivitas kota merupakan tanggung jawab seluruh warga, bukan hanya pemerintah atau aparat keamanan.

“Kota Bandung ini rumah kita bersama. Pentingnya kita saling memahami dan menjaga agar tetap kondusif. Ini bukan cuma tugas pemerintah daerah atau TNI-Polri, tetapi tanggung jawab kita semua sebagai warga Kota Bandung,” kata Robil.

Ia juga mengajak seluruh ormas, komunitas, dan kelompok masyarakat untuk menjadi teladan serta berperan sebagai penyejuk suasana.

“Walaupun kita beda warna, beda organisasi, namun tetap harus bersatu membangun Bandung. Menjadi penengah, bukan pemicu,” tegasnya.

Robil menambahkan bahwa komunikasi merupakan kunci utama penyelesaian persoalan sosial.

“Dengan mengedepankan komunikasi, tabayun, ngobrol sambil ngopi, banyak permasalahan bisa selesai dengan mudah,” ujarnya.

“Kita kuat kalau kita kompak. Kita aman kalau saling menjaga, dan kita maju kalau saling mendukung,” pungkasnya.

Kegiatan silaturahmi ini dihadiri oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Bandung, Polrestabes Bandung, organisasi masyarakat, komunitas motor, mahasiswa, dan berbagai elemen masyarakat lainnya sebagai ruang dialog untuk menjaga kondusivitas Kota Bandung.

Pewarta: Efri – Biro Bandung Raya

Editor: Media Krimsus86.com

Pos terkait