Krimsus86.com,Ogan Komering Ulu Timur, 30 Maret 2026 — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur terus mematangkan arah kebijakan pembangunan tahun 2027 melalui pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam menyelaraskan berbagai kepentingan pembangunan dari tingkat pusat hingga desa, guna memastikan program yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Musrenbang yang digelar di Balai Rakyat Setda OKU Timur pada Senin (30/3/2026) dibuka langsung oleh Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M., dan dihadiri oleh Wakil Bupati H.M. Adi Nugraha Purna Yudha, S.H., serta jajaran pemangku kepentingan daerah.
Mengusung tema “Percepatan Pertumbuhan Ekonomi melalui Peningkatan Produktivitas, Kemudahan Investasi, dan SDM yang Berdaya Saing”, kegiatan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat fondasi ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Dalam sambutannya, Bupati Lanosin menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan langkah strategis untuk memastikan arah pembangunan daerah selaras dengan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi.
“Perencanaan pembangunan harus mampu menjawab tantangan zaman melalui sinergi lintas pemerintahan. Dengan demikian, program yang disusun akan lebih terarah, efektif, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya RKPD sebagai pedoman utama dalam menyelaraskan program lintas sektor serta merespons dinamika kebijakan nasional, terutama di tengah keterbatasan fiskal daerah.
Sebagai salah satu daerah penopang pangan nasional, OKU Timur memiliki peran strategis dengan sekitar 60 hingga 70 persen masyarakatnya bergerak di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan. Pada tahun 2026, daerah ini berhasil mencapai target produksi sebesar 1 juta ton Gabah Kering Panen.
“Ke depan, tantangan kita adalah menjaga capaian ini agar tetap stabil dan berkelanjutan,” tegas Bupati.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk tidak hanya fokus pada perencanaan, tetapi memastikan implementasi program berjalan optimal. “Apa yang bisa kita lakukan, maka lakukanlah. Seluruh potensi yang kita miliki harus dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bapperida OKU Timur, Maryus Markus Firdaus, S.STP., dalam laporannya menyampaikan bahwa Musrenbang bertujuan menyepakati berbagai aspek penting pembangunan, mulai dari identifikasi permasalahan daerah, penentuan prioritas program, hingga indikator kinerja dan lokasi kegiatan. Forum ini juga menjadi sarana penyelarasan program antara pemerintah kabupaten, provinsi, serta usulan dari tingkat kecamatan dan desa.
Adapun prioritas pembangunan daerah yang dirumuskan meliputi:
Peningkatan kualitas pelayanan publik
Pemerataan infrastruktur dan konektivitas wilayah
Pertumbuhan ekonomi inklusif berbasis hilirisasi komoditas unggulan
Penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan, kesehatan, dan teknologi
Stabilitas keamanan dan perlindungan sosial untuk menekan kemiskinan dan pengangguran
Penguatan akses bantuan hukum bagi masyarakat
Di tengah upaya tersebut, pemerintah daerah juga menghadapi tantangan keterbatasan anggaran, di mana sebagian besar belanja masih terserap untuk kebutuhan wajib dan layanan dasar. Oleh karena itu, strategi yang ditempuh mencakup penentuan skala prioritas secara objektif serta optimalisasi sumber pendanaan di luar APBD, termasuk dukungan dari pemerintah pusat, provinsi, dan sumber sah lainnya.
Kegiatan Musrenbang turut diisi dengan pemaparan dari Kepala BPS OKU Timur, Kepala BPKAD OKU Timur, serta perwakilan Bappeda Provinsi Sumatera Selatan.
Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten OKU Timur berharap dapat menghasilkan kesepakatan pembangunan yang realistis, terukur, dan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pewarta: Ego Prawiro
Editor: Media Krimsus86.com
Sumber: Pemerintah Kabupaten OKU Timur






